REI Sulut
REI Sulut Target Bangun 4.000 Rumah Subsidi Tahun Ini, Berkat Stimulus DP 0 Persen dan PPn DTP
stimulus seperti DP 0 persen dan PPn Ditanggung Pemerintah (PPn DTP) diyakini menjadi faktor pendorong permintaan rumah
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengembang perumahan di Sulut optimis bisnis properti membaik tahun ini.
Selain mulai pulihnya perekonomian, adanya stimulus seperti DP 0 persen dan PPn Ditanggung Pemerintah (PPn DTP) diyakini menjadi faktor pendorong permintaan rumah.
Real Estate Indonesia (REI) Sulut optimis bisa membangun sedikitnya 4 ribu unit rumah subsidi tahun ini.
Baca juga: James Arthur Kojongian Segera Lengser dari Posisi Wakil Ketua DPRD, Menanti Keputusan Mendagri
Baca juga: Marshela Fiolita Torar, Polwan Cantik Idola Pelajar hingga Sopir Truk
Baca juga: ASN Cantik Ini Jadi Saksi di Kasus Tindak Pidana Korupsi, Pilih Jalan Kaki
Ketua DPD REI Sulut, Sonny Mandagi mengatakan, adanya relaksasi dari pemerintah akan mendorong masyarakat kembali berhasrat membeli rumah.
"Perbankan juga semakin lega menyalurkan kredit karena ada dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional), " kata Mandagi, Senin (15/03/2021).
Dan, faktor pendorong lainnya ialah kebijakan DP (uang muka) 0 persen.
Baca juga: KRONOLOGI Imam Masjid Dibacok Tetangga saat Shalat, Istri Berusaha Melindungi Terkena Lalu Tewas
Baca juga: Masih Ingat Ilham Aidit, Anak Pentolan PKI DN Aidit? Mengaku Hidupnya Sulit Usai G30S
"Meskipun memang yang DP 0 persen ini belum diberlakukan," jelasnya.
Katanya, seiring kebijakan pemerintah di sektor properti, respon masyarakat membaik.
Akan makin banyak permohonan KPR yang disetujui bank.
"Tahun 2020 tertekan pandemi Covid-19. Untung kita masih bisa genjot di kuartal pertama 2020, kalau tidak, penurunan bisa lebih dalam," ujarnya.
Baca juga: Di Bawah Kepemimpinan Caroll Senduk - Wenny Lumentut, Penyaluran Dana Duka Dipastikan Beres
Baca juga: Daftar Nama Pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia Sulawesi Utara
Sebagai perbandingan, tahun 2019 REI Sulut bisa merealisikan akad KPR subsidi 3.600 unit.
Tahun 2020, permintaan turun. REI Sulut bisa merealisikan 2.100 unit dari target 4 ribu unit.
"Tahun ini target kita sama dan optimistis. Sebelum akhir tahun, sudah bisa dicapai," kata Mandagi.
Dikatakan, bisnis properti tertekan dari dua sisi saat pandemi. Pertama, permintaan turun akibat melemahnya daya beli.
Baca juga: Pratu Bagus Sayyid Ashar, Anggota Kostrad TNI Tewas Disambar Mahasiswa Mabuk
Baca juga: KRONOLOGI Imam Masjid Dibacok Tetangga saat Shalat, Istri Berusaha Melindungi Terkena Lalu Tewas
Sisi lainnya, perbankan lebih selektif dalam memenuhi permohonan KPR di tengah pandemi.