Breaking News:

Virus Corona

Mengenal 4 Varian Baru Virus Corona, Bikin Para Ilmuwan Khawatir, Ada Sudah Masuk Indonesia

 Varian baru virus corona Inggris, atau yang disebut virus Kent - B.1.1.7 - sudah masuk Indonesia.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Mutasi Virus Corona B.1.1.7 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mengenal 4 varian baru virus corona yang membuat para peneliti atau ilmuwan khawatir.

Sebelumnya, Pemerintah telah mengonfirmasi mutasi virus corona B.1.1.7, yang pertama kali terdeteksi di Inggris telah ditemukan di Indonesia.

Virus B.1.1.7 lebih menular sekitar 50 persen daripada strain aslinya.

Para peneliti telah membuktikan bahwa mutasi virus Kent, yang dianggap paling mematikan, mampu 70 kali lebih menular dan dapat menyebar jauh lebih mudah.

Di negara-negara lain, varian baru Covid-19 terus bermunculan. Seperti varian yang diduga memicu lonjakan kasus di wilayah Amazon Brasil muncul di Minnesota.

Kendati Telah Menerima Vaksinasi Potensi Untuk Menularkan Covid-19 Bisa Tetap Terjadi Jika Tidak Menaati Protokol Kesehatan
Kendati Telah Menerima Vaksinasi Potensi Untuk Menularkan Covid-19 Bisa Tetap Terjadi Jika Tidak Menaati Protokol Kesehatan (Tribunnews)

Kemudian varian virus corona yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan sudah muncul di Carolina Selatan dan Maryland.

Maraknya varian baru yang terus bermunculan di banyak negara bukan hal yang mengejutkan bagi para ilmuwan. Bagaimanapun, semua jenis virus termasuk corona SARS-CoV-2 selalu berubah dan berkembang.

Ditambah lagi, penyebaran virus yang tidak terkendali di seluruuh dunia membuat virus memiliki banyak kesempatan untuk terus bermutasi.

Setidaknya ada empat varian baru yang sangat mengkhawatirkan.

"Varian yang telah diidentifikasi baru-baru ini tampaknya menyebar dengan lebih mudah. Varian tersebut lebih mudah menular, yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah kasus, dan peningkatan tekanan pada sistem kesehatan yang sudah kelebihan beban," ujar Dr. Rochelle Walensky, direktur baru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), dilansir CNN Kamis (11/2/2021).

Halaman
1234
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved