Berita Tomohon
Perawat Kurang, Petugas Admin Kelebihan, Jumlah Nakon di RSUD Anugerah Tomohon Bakal Dikaji
Komposisi tenaga kontrak (Nakon) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anugerah Kota Tomohon bakal dikaji
Penulis: Hesly Marentek | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Komposisi tenaga kontrak (Nakon) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anugerah Kota Tomohon bakal dikaji.
Ini dikarenakan jumlah nakon RSUD Anugerah Tomohon yang kelebihan.
Kabid Tata Usaha RSUD Anugerah Tomohon dr Novry Tuerah mengatakan
akan dikajinya nakon di RSUD Anugerah sebagaimana dengan hasil rapat dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon.
Baca juga: Anggota DPRD Bolmut Mardan Umar: Penggunaan Dandes Prioritaskan Penanganan Covid-19
Baca juga: Petugas Tetap Rutin Gelar Operasi Meski Minut Status Zona Orange Covid-19
Baca juga: Bupati Minsel Franky Donny Wongkar Perintahkan Tarik Mobnas Pejabat Malas Bayar Pajak
"Tadi sudah rapat dengan Wali Kota dan Pak Wakil.
Sudah disampaikan tentang akan dikajinya jumlah nakon di RSUD Anugerah," katanya, Rabu (3/3/2021) sore.
Dikatakan Tuerah jumlah nakon di RSUD Anugerah Tomohon saat ini mencapai 190 orang.
Baca juga: Penyakit Mati Lampu Kambuh Lagi, Wagub Steven Kandouw Sebut Ada Gangguan Jaringan Listrik
Baca juga: Dorong Ekonomi Daerah, Alfamidi Siap Pasarkan Produk UMKM, Syaratnya Cukup Mudah
Baca juga: Jokowi Minta Gubernur Lakukan Antisipasi, Indonesia Masuk Rangking Tertinggi Rawan Bencana
Itu melingkupi perawat, dokter, admin hingga sopir.
Namun diakuinya memang ada beberapa profesi yang sudah berlebihan.
"Memang ada beberapa posisi yang sudah kelebihan.
Misalnya admin yang saat ini sudah mencapai 60 orang. Jumlah tersebut tentu sudah kelebihan," ungkapnya.
Baca juga: KPK Bahas Aset Bermasalah dan Optimalisasi Pajak di Sulut
Baca juga: Update Covid-19 Bolmong, dalam 3 Hari Kasus Sembuh Capai 5 Pasien, Tetap Terapkan 3M
Sedangkan untuk posisi perawat, diungkapkan Tuerah, malahan masih kurang.
Hal tersebut dikarenakan adanya ketambahan Gedung Baru.
"Perawat masih kekurangan sekira 12 orang lagi.
Sehingga ini akan diusulkan ke pimpinan," sebutnya.
Baca juga: Anshar: Eksportir Bisa Urus Dokumen Sendiri Tanpa Perantara
Baca juga: Kasus Stunting di Desa Mopusi Tertinggi di Bolmong
Secara keseluruhan, nantinya akan dibuat kajian mana yang kurang dan mana yang kelebihan.
Selajutnya akan dibuat laporan ke Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
"Di suruh buat kajian lagi, tentang profesi yang kurang atau mana yang sudah berlebihan dan akan dilaporkan ke Pimpinan," pungkasnya. (hem)
Baca juga: Harga Ikan di Pasar Inobonto Melonjak Satu Ekor Cakalang Ukuran Sedang hingga Rp 30 Ribu
Baca juga: Mantan Polisi Ini Jadi Polisi Gadungan,Tipu Warga Hingga Jutaan Rupiah, Begini Modusnya
Baca juga: Bupati Dibonceng Motor, Iskandar Kamaru Tinjau Proyek Air Bersih di Tomini Bolsel
YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ruang-isolasi-di-rsud-anugerah-tomohon.jpg)