Breaking News:

Anshar: Eksportir Bisa Urus Dokumen Sendiri Tanpa Perantara

Kelas ekspor yang berlangsung di kantor KPP BC Manado, Rabu (3/3/2021) ini diikuti perwakilan tujuh perusahaan

tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Kelas ekspor bagi pelaku usaha perikanan di Kantor Bea Cukai Manado, Rabu (03/03/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPP BC) Manado dan Balai Karantina Ikan dan Pengawasan Mutu (BKIPM) Manado kembali menggelar kelas ekspor bagi pelaku ekspor hasil perikanan di Manado dan Bitung.

Kelas ekspor yang berlangsung di kantor KPP BC Manado, Rabu (3/3/2021) ini diikuti perwakilan tujuh perusahaan yang bergerak di sektor perikanan.

Kepala KPP BC Manado, M Anshar mengatakan, kelas itu digelar untuk memberikan pelayanan prima bagi pengguna jasa.

"Harapan kami eksportir bisa memahami tata cara prosedur ekspor yang ada di Bea Cukai Manado. Selain itu, mereka bisa lebih pajak sistem kargo," kata Anshar.

Kepala Seksi Perbendaharaan BC Manado, Yuyu Mulyana dalam pemaparannya mengatakan, kelas ekspor itu bertujuan melatih para eksportir agar lebih fasih dan mengetahui tata cara ekspor di BC dan BKIPM.

Hal paling penting, kata Yuyu, ialah bagaimana mempersiapkan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB).

"Harapan kami, eksportir bisa mengurus semua dokumennya secara mandiri tanpa perantara pihak ketiga. Dengan begitu bisa lebih efisien," jelasnya.

Sementara, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Informasi BKIPM Manado, Dolly N Rawung mengatakan, pihaknya sangat mendukung program ekspor langsung (direct call) ke Singapura.

"Setelah Jepang, kini ada Singapura. Tentu ini akan membawa dampak ekonomi ke daerah (Sulut)," kata Dolly.

Ia mengatakan, para eksportir produk perikanan dan kelautan wajib memiliki Sertifikat Kesehatan dari BKIPM.

Halaman
1234
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Charles Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved