Rabu, 13 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Tomohon

Perawat Kurang, Petugas Admin Kelebihan, Jumlah Nakon di RSUD Anugerah Tomohon Bakal Dikaji

Komposisi tenaga kontrak (Nakon) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anugerah Kota Tomohon bakal dikaji

Tayang:
Penulis: Hesly Marentek | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Hesly Marentek
RSUD Anugerah Tomohon 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Komposisi tenaga kontrak (Nakon) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anugerah Kota Tomohon bakal dikaji.

Ini dikarenakan jumlah nakon RSUD Anugerah Tomohon yang kelebihan.

Kabid Tata Usaha RSUD Anugerah Tomohon dr Novry Tuerah mengatakan

akan dikajinya nakon di RSUD Anugerah sebagaimana dengan hasil rapat dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon.

Baca juga: Anggota DPRD Bolmut Mardan Umar: Penggunaan Dandes Prioritaskan Penanganan Covid-19

Baca juga: Petugas Tetap Rutin Gelar Operasi Meski Minut Status Zona Orange Covid-19

Baca juga: Bupati Minsel Franky Donny Wongkar Perintahkan Tarik Mobnas Pejabat Malas Bayar Pajak

"Tadi sudah rapat dengan Wali Kota dan Pak Wakil.

Sudah disampaikan tentang akan dikajinya jumlah nakon di RSUD Anugerah," katanya, Rabu (3/3/2021) sore.

Dikatakan Tuerah jumlah nakon di RSUD Anugerah Tomohon saat ini mencapai 190 orang.

Baca juga: Penyakit Mati Lampu Kambuh Lagi, Wagub Steven Kandouw Sebut Ada Gangguan Jaringan Listrik

Baca juga: Dorong Ekonomi Daerah, Alfamidi Siap Pasarkan Produk UMKM, Syaratnya Cukup Mudah

Baca juga: Jokowi Minta Gubernur Lakukan Antisipasi, Indonesia Masuk Rangking Tertinggi Rawan Bencana

Itu melingkupi perawat, dokter, admin hingga sopir.

Namun diakuinya memang ada beberapa profesi yang sudah berlebihan.

"Memang ada beberapa posisi yang sudah kelebihan.

Misalnya admin yang saat ini sudah mencapai 60 orang. Jumlah tersebut tentu sudah kelebihan," ungkapnya.

Baca juga: KPK Bahas Aset Bermasalah dan Optimalisasi Pajak di Sulut

Baca juga: Update Covid-19 Bolmong, dalam 3 Hari Kasus Sembuh Capai 5 Pasien, Tetap Terapkan 3M

Sedangkan untuk posisi perawat, diungkapkan Tuerah, malahan masih kurang.

Hal tersebut dikarenakan adanya ketambahan Gedung Baru.

"Perawat masih kekurangan sekira 12 orang lagi.

Sehingga ini akan diusulkan ke pimpinan," sebutnya.

Baca juga: Anshar: Eksportir Bisa Urus Dokumen Sendiri Tanpa Perantara

Baca juga: Kasus Stunting di Desa Mopusi Tertinggi di Bolmong  

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved