Breaking News:

Opini

OPINI - Estafet Panglima TNI

Dari “media intelligence” di media massa dan media sosial, termonitor bahwa KSAD Jenderal Andika Perkasa paling diunggulkan

Youtube TNI AD
Jenderal Andika Perkasa 

PENANGGULANGAN PANDEMI COVID-19. Ada dua aspek yang menjadi tugas TNI-Polri. Pertama, aspek “Penerapan Protokol Kesehatan”, yang pada intinya adalah pendisiplinan masyarakat.

Kedua, “Program Vaksinasi Nasional”, dimana TNI-Polri harus mengawal distribusi vaksin agar bebas berbagai gangguan termasuk dari para opportunis korup, dan membantu terlaksananya vaksinasi di berbagai cluster massal: Target 182 juta orang dikali 2 kali vaksinasi per orang, sama dengan 364 juta kali total vaksinasi secara nasional. Presiden ingin menciptakan “herd immunity” di Indonesia.

Dengan kata lain, Presiden Joko Widodo melihat bahwa “herd immunity” adalah aspek esensial dalam doktrin pertahanan-keamanan negara saat ini dan di masa mendatang.

PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL. Presiden Joko Widodo punya 6 jurus melawan krisis ekonomi akibat Pandemi Covid-19: Program Perlindungan Kesehatan, Program Perlindungan Sosial, Program Insentif Usaha, Program Subsidi UMKM, Program Pembiayaan Korporasi, dan Program Bantuan Sektoral. Keenam jurus itu berhadapan dengan potensi ancaman terhadap pertahanan dan keamanan nasional, yaitu distabilitas sosial-politik akibat tingkat pengangguran yang tinggi.

Tugas utama TNI-Polri di sini adalah menjamin rasa keadilan di masyarakat. Itulah sebabnya presiden kemarin sempat menyinggung soal revisi UU ITE dan penanganan hukumnya agar lebih selektif.

Disini Presiden Joko Widodo melihat diperlukan pendekatan baru yang lebih kreatif dalam penegakan hukum. Dalam kasus-kasus tertentu, barangkali perlu dipertimbangkan cara-cara “extra judicial” semacam arbitrase, ketimbang cara-cara “judicial” melulu. Tentu juga pendekatan proaktif, ini terutama menanggapi “early warning system” dari berbagai komunitas intelijen negara yang ada. Apapun itu, rasa keadilan di masyarakat adalah resultan-nya.

**

Sekali lagi, soal siapa Panglima TNI berikutnya harus dilihat dari apa yang Presiden Joko Widodo lihat di sisa masa jabatannya!

Dari dua tantangan besar yang dijabarkan presiden pada Rapim TNI-Polri itu, jelas betul “job profile” seperti apa yang dibutuhkan dari seorang Panglima TNI. Dibedakan dari “job description,” pengertian “job profile” adalah… of the skills, experience, and personality a person would need in order to do the job.

Yang utama bagi Presiden Joko Widodo saat ini adalah seorang Panglima TNI harus bisa menjaga “Soliditas TNI-Polri”— kadangkala diistilahkan juga “Sinergitas TNI-Polri”. Itulah yang utama.

Halaman
123
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved