Pilkada Manado

Harley Mangindaan Ajak Pendukungnya Dukung Andrei Angouw - Richard Sualang

Harley Mangindaan calon Wakil Wali kota Manado yang gugatannya kandas di Mahkamah Konstitusi secara sportif mengakui kekalahan

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
kompas.com
Harley Mangindaan 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Harley Mangindaan calon Wakil Wali kota Manado yang gugatannya kandas di Mahkamah Konstitusi secara sportif mengakui kekalahan.

Ia mengajak pendukungnya mendukung Wali kota Manado dan Wakil Wali kota Manado terpilih Andrei Angouw dan Richard Sualang. 

"Mari torang dukung pemerintahan baru AA RS," katanya.

Ai panggilan akrabnya berterima kasih pada pendukungnya yang sudah berjuang dalam Pilkada lalu. 

Baca juga: Wanita Cantik Grace Margareth Ngantung Senang Menikmati Wisata Pantai

Baca juga: Korban Kebakaran Pasar Paniki Berharap Pasar Segera Dibangun Kembali

Baca juga: K2SI dan ODC Jatim Peduli, Bawa Bantuan untuk Korban Banjir Manado

Ai juga mengucapkan terima kasihnya pada Wali kota Manado Vicky Lumentut dan Wakil Wali kota Mor Bastiaan yang sudah menetapkan dasar bagi pembangunan kota Manado.

Gugatan pasangan calon Wali kota Manado dan Wakil Wali kota Manado Julyeta Paulina Amelia Runtuwene dan Harley Mangindaan

terkait hasil Pilwako Manado 2020 di Mahkamah Konstitusi (MK) kandas. 

Hakim MK dalam amar putusannya yang dibacakan Rabu (17/2/2021) menyatakan

Baca juga: Yuni Purwanti Kusuma Dewi, Kapolsek Berpangkat Kompol Yang Diamankan Propam Bersama 11 Anggota

Baca juga: Jubir KPK Sebut Edhy Prabowo dan Juliari Batubara Bisa Dituntut Pidana Mati

pemohon tidak memiliki kedudukan hukum serta eksepsi pihak termohon dan pihak terkait berkenaan kedudukan hukum pemohon beralasan menurut hukum. 

"Menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima," kata Hakim MK Anwar Usman. 

Usman menerangkan, mahkamah berpendapat, permohonan yang diajukan pemohon meski diajukan dalam tenggang waktu,

tidak memenuhi ketentuan persyaratan pengajuan pernohonan perkara perselisihan hasil pemilihan walikota dan wakil walikota sebagaimana dimaksud dalam pasal 158 ayat 2 undang undang 10/2016.

Baca juga: 10 Tahun Program Pendidikan Konservasi Tangkoko, Beri Apresiasi kepada Perintis PKT

Baca juga: Pria Ini Tusuk Mertuanya hanya Gara-gara Volume Suara Musik

Untuk menerobos pasal 158 tersebut, pemohon mendalilkan telah terjadi pelanggaran yang sifatnya terstruktur, sistematis dan masif. 

Berupa penggelembungan pemilih di 979 TPS di 11 kecamatan, pembukaan kotak suara di Malalayang dan adanya perbedaan antara formulir C dari TPS dengan hasil pleno yang dilaksanakan 11 PPK kecamatan. 

Mahkamah mencermati dalil pemohon dan memeriksa bukti yang diajukan KPU Manado, Bawaslu Manado serta pihak terkait. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved