Breaking News:

Catatan Willy Kumurur

Vaksin dan Harapan

Jurnal Kedokteran paling top di dunia, The Lancet, edisi 15 Desember 2020, menyebut terdapat lebih dari 200 jenis vaksin yang sedang dikembangkan.

handover
dr Willy Kumurur 

Di penghujung tahun itu, kita belajar untuk menerima kehidupan 'normal baru' dan berusaha untuk menjalani cara hidup yang berbeda.

Kita kemudian sadar bahwa urusan kesehatan adalah urusan kita semua.

Ketika kita menyusuri 'lorong kelam dan gelap' itu, penemuan vaksin Covid-19 menjadi 'cahaya di ujung terowongan.'

Jurnal Kedokteran paling top di dunia, The Lancet, dalam edisi 15 Desember 2020, menulis bahwa terdapat lebih dari 200 jenis vaksin yang sedang dikembangkan di dunia.

Dunia sedang berperang melawan pandemi yang seperti tidak akan surut. Begitu digdayanya ‘sengatan’ Covid-19 ini, sehingga kehadiran vaksin ini membangkitkan optimisme dunia.

“Inilah senjata yang akan memenangkan perang,” ujar Gubernur New York, AS, Andrew Cuomo.

Penemuan vaksin anti Covid-19 ini merupakan salah satu loncatan teknologi kedokteran paling hebat mengingat bahwa vaksin ini ditemukan hanya kurang dari setahun jaraknya dari saat terdeteksinya virus Corona pada akhir tahun 2019.

Bandingkan dengan penyakit Polio.

Virus penyakit polio yang pertama kali diidentifikasi oleh Karl Landsteiner, ilmuwan Austria-Amerika, pada tahun 1908, adalah penyebab wabah besar di akhir abad ke-19 di Eropa dan Amerika Serikat.

Vaksin polio baru ditemukan pada 1950 oleh virolog AS, Jonas Salk.

Halaman
123
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved