Breaking News
Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Banjir di Bitung

Air di DAS Kerap Meluap, Pemerintah Buat Talud Pengaman Sementara

Pemerintah Kota Bitung langsung berpikir cepat, mengatasi permasalahan banjir bandang di sejumlah kelurahan

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Dokumentasi sejumlah warga yang rumahnya kemasukan air akibat luapan DAS atau Kuala Girian Sabtu dini hari. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Pemerintah Kota Bitung langsung berpikir cepat, mengatasi permasalahan banjir bandang di sejumlah kelurahan ketika terjadi hujan berkepanjangan dengan intensitas deras.

Seperti yang dilakukan di wilayah Kelurahan Girian Bawah, Girian Weru 1 Kecamatan Girian serta di Kelurahan Manembo-Nembo Bawah Kecamatan Ranowulu,

pasca-terjadi banjir bandang dari luapan Daerah aliran sungai (DAS) atau kuala Girian yang membuat ratusan rumah kemasukan air.

Dilakukan pembuatan talud pengaman sementara.

Baca juga: Ombak Laut di Kawasan Megamas Menghempas Sampai ke Jalan, Beberapa Warga Basah Kuyup

Baca juga: BSG Peduli, Berikan Bantuan untuk Korban Banjir Manado dan Gempa Sulbar

Baca juga: Ini Titik-titik Rawan Longsor dan Pohon Tumbang di Tomohon

Baca juga: Fery Keintjem Gratiskan Hotelnya Untuk Pengungsi Korban Banjir di Manado

"Iya, pasca Sabtu subuh, hujan membuat volume air di DAS atau Kuala Girian meluap hingga masuk ke rumah warga.

Pagi harinya kami langsung membuat talud pengaman material karung isi sirtu," tutur Ignatius Rudy Theno Minggu (17/1/2021)malam.

Untuk penanganan secara permanan, pihaknya akan mengupayakan menata anggaran di anggaran dan pendapatan belanja daerah (APBD) tahun 2021 untuk perbaikan dan pembuatan talud di sepanjang DAS atau kuala Girian yang padat pemukiman warga.

Pembuatan talud pengaman sementara, berlangsung di dua titik, di kompleks Langsa 2 kelurahan Girian Bawah lingkungan I dan II.

Baca juga: AC Milan Akan Duetkan King Zlatan dengan Mandzukic, Pioli Berharap Inter Terjungkal Lawan Juventus

Baca juga: Kisah Seorang Perawat Mempertaruhkan Nyawanya Selamatkan Bayi dari Reruntuhan saat Gempa di Sulbar

Semantara itu dari keterangan yang disampaikan Kapolsek Matuari Kompol Andri Permana, hasil koordinasi Kapolres Bitung AKBP FX Winardi Prabowo dengan Ir Maurits Mantiri Wakil Wali kota Bitung ada 3 titik di tanggul yang jebol akan diperbaiki.

Sebelumnya hujan deras yang mengguyur kota Bitung, membuat luapan air dari DAS atau Kuala Girian meluap.

Sebanyak 93 rumah di Kelurahan Girian Bawah, 105 di Manembo-Nembo dan 26 di Girian Weru tergenang air.

Akibatnya warga ada yang mengungsi ke daerah lebih tinggi dan bertahan sambil menyelamatkan barang penting serta berharga, seperti surat-surat dan barang elektronik.

Baca juga: Rumahnya Terendam Banjir hingga Jendela, Warga Ternate Tanjung Ini Ngungsi di Masjid Darul Arqam

Baca juga: Kasus Covid-19 di Minut Nyaris Tembus 1.000 Kasus

"Kami sudah sering alami rumah kemasukkan air hingga lutut orang dewasa, ketika kondisi hujan berkepanjangan mengakibatkan air kuala Girian meluap.

Sehingga saat kondisi itu mulai terjadi kami kerap diselimuti rasa was-was," kata Edi Poxy warga Kelurahan Girian Weru.

Menurutnya, faktor mengapa volume air semakin banyak menggenangi DAS atau Kuala Girian diduga karena ada proyek di bagian hulu.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved