Bank SulutGo
BSG Peduli, Berikan Bantuan untuk Korban Banjir Manado dan Gempa Sulbar
PT Bank Pembangunan Daerah Sulut Gorontalo (Bank SulutGo atau BSG) tergerak membantu korban banjir dan tanah longsor di Manado.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - PT Bank Pembangunan Daerah Sulut Gorontalo (Bank SulutGo atau BSG) tergerak membantu korban banjir dan tanah longsor di Manado.
Sehari pasca kejadian bencana, Minggu (17/01/2021), BSG langsung memberikan bantuan berupa ratusan paket makanan siap saji untuk para korban.
Bantuan pertama diberikan kepada korban di Kelurahan Mahawu lingkungan 3, Kecamatan Tuminting.
Dirut Bank SulutGo Jeffry Dendeng melalui Pemimpin Departemen Public Relations, Heince Rimende mengantar bantuan tersebut di Masjid Ibnul Amin Mahawu, Minggu siang.
Baca juga: Ombak Laut di Kawasan Megamas Menghempas Sampai ke Jalan, Beberapa Warga Basah Kuyup
Baca juga: Hadapi Cuaca Ekstrem, Relawan Cantik Shinta Saloewa Rotinsulu Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Baca juga: Bahu Luar Jalan Tol Manado-Bitung Alami Longsor, Ini Penjelasan PT JMB
Baca juga: Rumahnya Terendam Banjir hingga Jendela, Warga Ternate Tanjung Ini Ngungsi di Masjid Darul Arqam
Bantuan diterima Lurah Mahawu, Sidik Moha dan Wakil Imam Masjid Ibnul Amin, Abdurrahman Ikoni.
Sidik Moha bilang, sebanyak 453 Kepala Keluarga (KK) yang berada di lingkungan 3 dan 5 menjadi korban banjir.
Sebagian di antaranya, masih mengungsi di masjid saat bantuan diserahkan.
Baca juga: Kasus Covid-19 di Minut Nyaris Tembus 1.000 Kasus
Baca juga: Kelurahan Kasawari Menuju Kampung Tangguh Nusantara, Warga Gotong Royong Tarik Soma Dampar
Total, ada sedikitnya 1.260 jiwa menjadi korban banjir yang terjadi akibat meluapnya Sungai Bailang.
"Bantuan ini sangat bermanfaat karena warga yang kena banjir sibuk membersihkan rumah. Bahkan ada yang masih di masjid belum bisa pulang," kata Sidik seraya menyatakan rasa terima kasih masyarakat untuk BSG.
Bantuan serupa diberikan bagi 101 KK yang jadi korban banjir di Kelurahan Tanjung Batu Lingkungan 1.
Novi Manajang, Kepala Lingkungan (Pala) I Tanjung Batu mengatakan, total ada 257 jiwa yang jadi korban.
Baca juga: Kisah Sedih Gadis Cantik yang Dikurung dalam Kandang dan Berpakaian dari Kain Karung Beras
Baca juga: Ngeri! Suara Tangisan Misterius dari Laut, Saat Pencarian Korban Pesawat Sriwijaya Air, Ini Videonya
Air setinggi orang dewasa luapan Sungai Sario menerjang puluhan rumah pada Sabtu sore sekitar pukul 16.00 Wita.
"Air baru surut tadi pagi," katanya.
Atas bantuan BSG, mewakili korban, Manajang berterima kasih atas kepedulian Torang pe Bank.
"Bank Sulut paling pertama mengantar bantuan kepada kami. Terima kasih atas kepedulian ini," jelasnya.
Baca juga: Tak Mudah, Ini Tugas Komjen Listyo Sigit Prabowo Jika Resmi Terpilih Sebagai Kapolri
Baca juga: 33 Kelurahan dari 9 Kecamatan di Manado Terdampak Bencana, Korban Jiwa 6 Orang