Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanganan Covid

9 Orang Ini Bakal Divaksin Pertama

Sejumlah kekhawatiran mencuat dari jajaran pemerintah kota dan forum koordinasi pimpinan daerah

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Christian Wayongkere
Rapat koordinasi mengenai pemberian vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat Kota Bitung, di Balai pertemuan umum (BPU) Kantor Walikota Bitung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Sejumlah kekhawatiran mencuat dari jajaran pemerintah kota dan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkompimda), saat melaksanakan rapat koordinasi mengenai pemberian vaksinasi Covid 19 bagi masyarakat Kota Bitung, di Balai pertemuan umum (BPU) Kantor Walikota Bitung.

Dipimpin Maximiliaan Jonas Lomban Wali kota Bitung, didampingi Ir Maurits Mantiri MM bersama forkompimda, para asisten, perwakilan perangkat daerah dan ketua FKUB Pdt Vivi Lousan Rompas.

Rapat diawali dengan doa yang disampaikan oleh Alfindo Mangkol sekretaris Badang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung dilanjutkan dengan pemaparan oleh dr Jeannet Watuna kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung.

Watuna mengawalinya dengan data covid-19 di hari Minggu (10/1/2021) kemarin  ada 940 positif, 118 pasien di rawat, 796 sembuh dan meninggal 26 per day.

Baca juga: Tanggapan Komjen Listyo Sigit Soal Kabar Jika Dirinya Adalah Calon Kuat Kapolri

Baca juga: Awal Januari Cuaca Manado Cerah, BMKG Imbau Tetap Harus Waspada Cuaca Ekstrem

Baca juga: Sekprov Perintahkan Perangkat Daerah Siap-Siap Diaudit BPK, Pelaksanaan APBD 2020

Baca juga: Gejala-gejala Virus Corona Varian Baru, Waspada pada 7 Kondisi Ini

Kemudian penjelasan tentang, pelaksanaan launching vaksinasi pada Kamis (14/1/2021).

Di mana untuk launching nanti ada 9 orang yang pertama divaksin, yaitu Wali kota, Wakil wali kota, sekda dan forum koordinasi pimpinan daerah (forkompimda) yaitu Kapolres, Dandim 1310 Bitung, Danyonmarhanlan VIII, Kepala Kejaksaan Negeri Bitung, Ketua Pengadilan Negeri Bitung dan Forum kerukunan umat beragama (FKUB) Bitung.

"Nah, setelah launching oleh ke 9 orang ini yang akan berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Wali kota Bitung. Dilanjutkan secara serentak ke para tenaga kesehatan (nakes) yang ada di 9 puskesmas dan 3 rumah sakit di Bitung," kata Watuna, Senin (11/1/2021).

Usai penyampaian 9 orang awal yang akan di vaksin,  Watuna menjelaskan terkait syarat dan siapa saja yang bisa dan tidak divaksin.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Kredit Perbankan di Sulut Tumbuh Tipis 0,54 Persen

Baca juga: Ariel NOAH Pegang Bagian Tubuh Anya Geraldine

Saat disentil tentang orang yang ada penyakit kronis tidak  bisa divaksin, muncul atensi serius dari peserta rapat yang mempertanyakan mengenai kondisi kesehatan dari 9 calon penerima vaksin.

Yang harus dilakukan chek up atau periksa lengkap sebelum menerima vaksin.

Satu per satu mulai dari Wali kota Maximilian Jonas Lomban, Wakil Wali kota Maurits Mantiri, Pdt Vivi Loasan Rompas, mewakili kapolres, Dandim, kejari, kepala PN dan Yonmarhanlan VIII dimintai tanggapannya terkait syarat kesehatan bagi calon penerima vaksin.

Dari penyampaian, muncul kekhawatiran, di mana jika ke 9 calon penerima vaksin yang memiliki penyakit kronis atau tidak punya akan optimal menerima vaksin atau tidak berikut apa efek setelah itu.

Baca juga: Nikita Mirzani Puji Keberanian Gisel Minta Maaf: Kalo Gue, Gue Lebih Pilih Tinggal di Perkebunan

Namun kekhawatiran itu mulai kendor ketika mendengar penjelasan teknis dari Dinas Kesehatan terkait syarat boleh tidaknya orang divaksin.

Lanjut Watunna rencana vaksinasi, dari hasil vidcom dengan Menkes dan Mendagri untuk suntikan pertama (13/1) ke Presiden.

Keesokan harinya tanggal (14/1) di seluruh kabupaten kota, dengan  peserta 9 orang di atas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved