Info BMKG
Awal Januari Cuaca Manado Cerah, BMKG Imbau Tetap Harus Waspada Cuaca Ekstrem
Adanya pengaruh sistem tekanan rendah yang terbentuk di selatan ekuator serta fenomena Sirkulasi Eddy di Papua dan Kalimantan.
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Selama beberapa hari terakhir, cuaca di Kota Manado secara umum cerah berawan.
Hal ini diungkapkan oleh Koordinator Operasional Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Ben Arther Molle, Selasa (12/1/2021).
Menurutnya, hal ini disebabkan karena adanya pengaruh sistem tekanan rendah yang terbentuk di selatan ekuator serta fenomena Sirkulasi Eddy di Papua dan Kalimantan yang mempengaruhi pola angin di Sulawesi Utara termasuk Manado.
Fenomena Sirkulasi Eddy sendiri sebenarnya bisa menimbulkan cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
"Namun pola angin di kota Manado teranalisis tidak signifikan atau tidak adanya pertemuan massa udara dan perlambatan massa udara. Massa udara cenderung signifikan di wilayah lain di Sulawesi Utara maupun terkonsentrasi di selatan ekuator," jelas Ben.
Sejak akhir tahun 2020 Sulut sebenarnya sudah memasuki musim hujan, dan pada Januari 2021 merupakan puncak curah hujan di Kota Manado.
Namun karena pola angin di Kota Manado terpantau berada di daerah netral, maka yang terjadi adalah cuaca cerah sedangkan di beberapa wilayah Sulut masih terjadi hujan dengan intensitas lebat seperti di wilayah Bolaang Mongondow (Bolmong), Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Minahasa Selatan (Minsel) dan daerah kepulauan.
Ben menambahkan bahwa di bulan Januari ini kita harus tetap waspada terhadap potensi terjadinya cuaca ekstrem hingga potensi terjadi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
"Karena menurut pantauan dan prediksi kami pada bulan Januari ini adanya penambahan intensitas curah hujan yang diakibatkan oleh faktor La Nina dan faktor atmosfer lainnya," tambah Ben.
Menurutnya, periode puncak curah hujan ditambah adanya penambahan curah hujan bisa sangat membahayakan sehingga Ben mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem baik hujan lebat, angin kencang, hingga puting beliung. (*)
Baca juga: Nia Ramadhani Cerita soal Curhatan Mainaka, Anak Keduanya, Mengeluh karena Selalu Diminta Mengalah
Baca juga: Sekprov Perintahkan Perangkat Daerah Siap-Siap Diaudit BPK, Pelaksanaan APBD 2020
Baca juga: Live Streaming Liga Inggris Burnley vs Manchester United, Satu Langkah ke Puncak Klasemen
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-cuaca-ekstrem-di-kota-manado1.jpg)