Jakob Oetama
Sosok Jakob Oetama, Ajarkan Sikap Rendah Hati kepada Seluruh Orang Terdekat
Jakob Oetama, seorang pendiri Kompas, meninggal dunia, Rabu (09/90/2020).
menampilkan visualisasi. Meski begitu, Jakob tetap menjanjikan bahwa isi Kompas masih akan tetap menempati posisi ”raja”.
Dengan demikian, koran akan tetap menyajikan isi yang dapat dipercaya, isi yang diramu dengan serba dimensi, pergulatan,
dan ekstase kemanusiaan.
Wartawan Kompas, Budiman Tanuredjo, dalam Syukur Tiada Akhir (2015), mengatakan, Pak Jakob berkeyakinan bangsa
Indonesia adalah bangsa besar yang tentunya bisa menang dalam pertarungan antarbangsa.
Jakob juga selalu mengajarkan wartawan Kompas agar terus belajar dan bekerja dengan totalitas.
(Kompas.id/ADITYA DIVERANTA)
BACA JUGA :
• Istri Ngamuk Bawah Teman-temannya Keroyok Selingkuhan Suaminya di Tengah Jalan hingga Pincang
• Akhirnya, Pencairan BLT Karyawan Rp 600 Ribu Tahap 3, Menaker: Lebih Banyak dari Tahap Satu dan Dua
• Perseteruan Arab-Israel, Kisah Perang pada 1948, Strategi Jitu Membuat Bangsa Yahudi Menang
TONTON JUGA :
Artikel ini telah tayang di Kompas.id dengan judul Jakob Oetama Mewariskan Kerendahhatian untuk Generasi Selanjutnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sosok-jakob-oetama-ajarkan-sikap-rendah-hati-kepada-seluruh-orang-terdekat.jpg)