Breaking News
Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Menarik

Perseteruan Arab-Israel, Kisah Perang pada 1948, Strategi Jitu Membuat Bangsa Yahudi Menang

Sejak lama perseteruan antara Israel dengan negara-negara Arab sudah terjadi.

Tayang:
Editor: Alexander Pattyranie
Intisari
(Ilustrasi) Perseteruan Arab-Israel. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejak lama perseteruan antara Israel dengan negara-negara Arab sudah terjadi.

Hingga saat ini perseteruan mereka paling menghebohkan dan menjadi sorotan.

Perseteruan ini juga menimbulkan pro dan kontra di mata dunia.

Melihat ke belakang, itu ditandai oleh sebuah perang yang dikenal sebagai Arab-Israel atau 'Perang Kemerdekaan'.

Konflik antara Israel dan negara-negara Arab di tahun 1948 tidak bisa dicegah untuk berkembang ke peperangan terbuka.

Bagaimanapun juga, dua kubu yang saling berseteru sudah menyiapkan pasukan serta persenjataan dalam

jumlah yang besar.

Untuk menghadapi serangan dari negara-negara Arab, warga Yahudi juga sudah menyiapkan diri dengan membentuk

sejumlah organisasi pertahanan.

Mereka juga membentuk pemerintahan darurat yang dipimpin oleh David Ben Gurion.

Tujuan pembentukan pemerintahan yang bersifat sementara ini adalah agar semua organisasi pertahanan

orang-orang Yahudi berada dalam satu garis komando kemiliteran yang dinamai Palmach.

Dengan kedua belah pihak yang berseteru saling menyiapkan diri untuk menghadapi perang besar itu,

setiap gesekan kecil di wilayah Palestina kadang telah menciptakan pertempuran dalam skala besar.

Hingga situasi yang paling ditunggu-tunggu pun tiba.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved