Breaking News:

News Analysis

Penghapusan Pajak Atas Produk Pertanian Dorong Kesejahteraan Petani

sebagaian besar penduduk dan matapencahariannya ada pada sektor pertanian. Untuk itu hingga hari ini masyarakat Indonesia disebut masyarakat agraris.

Istimewa
Ekonom Unima, Dr Robert Winerungan MSi. 

Oleh: Dr Robert Winerungan (Ekonom Unima, Sekretaris ISEI Cabang Manado-Sulut)

TRIBUNMANADO.CO.ID - Perekonomi Indonesia termasuk di Sulawesi Utara selama ini secara umum  didorong oleh sektor pertanian. Pertanian sangat mendominasi struktur pendapatan nasional.

Ini menggambarkan bahwa sebagaian besar penduduk dan matapencahariannya ada pada sektor pertanian. Atas dasar inilah masyrarakat Indonesia  sampai saat ini masih disebut masyarakat agraris. 

Sebagai masyarakat dan negara agraris  sangat ditopang oleh kekayaan hasil pertanian, kehutanan, peternakan, perkebunan, dan perikanan. Tidak diragukan lagi jika sebagian besar masyarakat Indonesia berkegiatan usaha di bidang pertanian.

Secara kasat mata andaikan produk pertanian ini dikenakan pajak maka dapat dipastikan penerimaan pemerintah dari pajak atas produk pertanian ini pasti akan sangat signifikan.

Sebagai ilustrasi pada PDB Indonesia Atas Dasar Harga Berlaku tahun 2019 sebesar Rp 15,833 ribu triliun sedangkan dari sektor pertanian sebesar Rp 2,013 ribu triliun (kontribusi 12,71%).

Dapat diperkirakan jika hasil sektor pertanian ini dikenakan pajak semuanya maka pendapatan pemerintah bisa mencapai Rp 200 triliun.

Namun dalam kenyataan masyarakat khususnya petani yang bergerak di sektor ini banyak yang hidupnya tidak sejahtera. Ini menggambarkan sektor pertanian khususnya petani perlu ditopang pendapatannya yang diperoleh dari pekerjaannya sebagai petani.

Harga hasil produksi pertanian sangat fluktuatif yang kadang menjadi penyebab inflasi karena harganya naik tapi kadang menjadi penyebab deflasi karena harga produknya tidak menggembirakan.

Harga pokok produksi pertanian sulit diprediksi sehingga petani kandang untung kadang rugi. Selain itu produk hasil pertanian ada yang mendapat subsidi dan ada yang dikenakan pajak khususnya produk perkebunan. Komoditas yang dikenakan subsidi seperti beras dan bahan kebutuhan pokok lainnya. 

Halaman
12
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved