Breaking News:

Update Virus Corona Sulut

Hampir 100 Pasien Positif Covid-19 di Manado Belum Dievakuasi, Ini Penyebabnya

Masyarakat di Kota Manado, patut waspada. Pasalnya hingga saat ini masih banyak orang terkonfirmasi positif corona, yang berkeliaran di Manado

Penulis: | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado/ Don Ray Papuling
Jubir Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Masyarakat di Kota Manado, patut waspada. Pasalnya hingga saat ini masih banyak orang terkonfirmasi positif Corona, yang berkeliaran di Manado. Hal ini terungkap dalam konfrensi pers antara gugus tugas Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), bersama jurnalis Kamis (18/6/2020) malam kemarin.

Juru bicara gugus tugas Provinsi Sulut, dr Steaven Dandel saat ditanyai mengatakan hampir seratus orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Manado, belum dievakuasi baik ke rumah singgah maupun di rumah sakit.

"Memang laporan tim surveilans dari gugus tugas Manado saat ini hampir 100 terkonfirmasi positif yang belum berhasil dievakuasi, dengan alasan yang beragam," ucap dia.

Ia mengatakan, dari laporan gugus tugas Manado, ada beberapa kendala yang membuat nyaris seratus orang yang terkonfirmasi positif tak bisa dievakuasi.

Bupati Sehan Landjar Tegaskan Satu Pasien Positif Covid-19 di Sulut, Bukan Ber-KTP Boltim

"Pertama adanya penolakan dari keluarga dan warga sekitar, karena mereka mengatakan bisa melakukan isolasi mandiri," ucapnya

Kemudian tambah Dandel ada juga yang enggan dievakuasi karena memang tak merasakan gejala sama sekali.

"Hal ini yang membuat gugus tugas Manado dilematis, pasalnya adanya aturan dari gugus tugas pusat yang dikhususkan untuk penanganan orang tanpa gejala adalah menjalani rawat jalan, sehingga mereka kesulitan mengevakuasi," ujar dia.

Ini tambahnya yang kemudian membuat gugus tugas Provinsi mendesak gugus tugas Manado, untuk segera menyiapkan rumah singgah untuk menampung orang yang tak bergejala.

BREAKING NEWS: Satu Bayi Berstatus PDP Asal Bolmut Meninggal, Dimakamkan Sesuai Protap Covid-19

"Karena penentuan seseorang yang terpapar Covid-19 tanpa gejala dapat melakukan isolasi mandiri dilihat dari beberapa indikator, yang pertama padatnya rumah yang bersangkutan, apabila tinggal di satu lingkungan yang padat dan tak ada ruang yang memungkinkan untuk isolasi mandiri, maka solusinya adalah menampung yang bersangkutan di rumah singgah atau rumah isolasi," jelasnya.

Di sisi lain tambah dia, dilihat juga tingkat kepatuhan, karena meski situasi memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri, namun jika yang bersangkutan tak patuh dalam melakukan isolasi sehingga berpotensi dapat menyebarkan virus, maka sebaiknya ditampung di rumah singgah atau rumah isolasi

"Ini kemudian yang membuat kita mendesak agar gugus tugas Manado segera menyiapkan rumah singgah atau rumah isolasi untuk menampung pasien yang tak bergejala," tandasnya. (drp)

Habis 1 Triliun di Pilpres 2019, Sandiaga Uno Dapat Uang Puluhan Miliar, Darimana Sumbernya?

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved