Update Virus Corona Sulut
Terkait Dana BOS Bisa untuk Beli Paket Data, Ini Tanggapan SMK Negeri 1 Manado
Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Negeri 1 Manado, Drs Jenner Rumerung memberikan tanggapan terkait dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)
Penulis: Dewangga Ardhiananta | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Negeri 1 Manado, Drs Jenner Rumerung memberikan tanggapan terkait dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Hal ini terkait pernyataan Mendikbud soal dana BOS Reguler yang bisa untuk pembelian pulsa, paket data, dan layanan platform online oleh guru maupun siswa.
"Seperti yang kami sampaikan bahwa salah satu kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran daring atau online ketika siswa dan guru belajar mengajar dari rumah di masa darurat Covid-19 ini, adalah masalah dana untuk membeli kuota," ungkap Kepsek itu kepada Tribun Manado, Jumat (17/4/2020).
Lanjutnya, masalah dana paket data internet bagi guru secara khusus siswa, di samping kendala lainnya seperti siswa yang tidak memiliki handphone Android serta kesulitan mengakses internet dan lain-lain.
• Ini Cara Istri Wali kota Bitung Syukuri HUT-ke 56
"Untuk itu dengan adanya kebijakan baru dari Mendikbud Nadiem Makarim terkait dana BOS Tahun 2020 yang dapat dialokasikan oleh kepala sekolah untuk pembelian kuota atau paket data internet bagi guru dan siswa, maka tentunya sebagai kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua sangat menyambut dengan gembira," sebut dia.
Ia menambahkan, karena kebijakan Mendikbud ini sekaligus menjawab apa yang menjadi keluhan guru maupun siswa dan orang tua siswa dalam pelaksanaan pembelajaran daring.
"Terkait dengan kebijakan Mendikbud ini sebagaimana telah dituangkan dlm Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020, maka SMK Negeri 1 Manado saat ini langsung action dengan mengambil langkah-langkah untuk melaksanakan kebijakan tersebut," ujarnya.
• Wanita Cantik Manado Ini Jadi Ujung Tombak Humas Pimpinan Daerah, Setia Berikan Informasi
Kata dia, melakukan revisi RKAS yang ada dengan melakukan penyesuaian relokasi anggaran untuk pengadaan kuota atau paket data internet bagi siswa maupun guru dalam memperlancar pelaksanaan KBM Daring,
Tambahnya, di samping relokasi anggaran untuk pembelian alat dan bahan untuk pencegahan Covid-19.
Selanjutnya, pihak sekolah melalui wali-wali kelas yang ada, telah diugaskan untuk melakukan pendataan serta verifikasi siswa-siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu dari segi ekonomi, prasejahtera atau siswa dari keluarga yang terdampak wabah Covid-19.
"Untuk nantinya kita berikan dana untuk pembelian kuota atau paket internet, agar mereka nantinya dapat mengkuti KBM dengan lancar," beber Kepsek Drs Jenner.
• Fakta Tak Terduga Mata-mata KKB Papua Berpangkat Komandan & Sebagai Karyawan Keamanan di PT Freeport
Ia menyatakan, alokasi dana ini juga berlaku bagi semua guru di SMK Negeri 1 Manado yang melaksanakan KBM secara daring dari rumah.
"Semuanya disiapkan dana yang bersumber dari dana BOS sekolah tahun 2020," ucapnya.
"Dan sesuai arahan Pak Menteri, bahwa kebijakan ini memang hanya berlaku selama masa darurat Covid-19," tutup Kepala SMK Negeri 1 Manado tersebut. (Ang)
• Sifat Asli Han So Hee, Sosok Pelakor Dalam Drama The World Of The Married