Berita Bitung

Gara-Gara Ucapan Tak Sedap, Pemuda Ini Tewas Ditikam Berulang-Ulang

Tim Gabungan dari anggota Polsek Matuari dan Resmob Polres Bitung berhasil menangkap dan mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan menggunakan sajam

Kolase / Istimewa
Korban Penikaman (kiri) dan tersangka Penikaman (kanan) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Tim Gabungan dari anggota Polsek Matuari dan Resmob Polres Bitung berhasil menangkap dan mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan menggunakan senjata tajam (sajam), jenis pisau badik.

Kompol Dolfie Rengkuan Kapolsek Matuari menjelaskan, kejadian itu terjadi Minggu (29/3/2020) sekitar pukul 02.30 wita, di sebuah tempat kos di Perumahan Permata Indah Kelurahan Manembo-Nembo Tengah Kecamatan Matuari.

Tim gabungan berhasil menangkap tiga orang tersangka dalam kasus ini, pria NW alias Ichy (16), warga desa di Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minut, FK alias Dinan (18) warga desa di Kecamatan Belang Kabupaten Mitra dan MK alias Acel (15) warga di Kecamatan Ranowulu Kota Bitung.

"Korbannya Novri Hadire (21) seorang pekerja swasta mengalami beberapa luka tikaman di sekujur tubuhnya, dan dari hasil pemeriksaan diperoleh tersangka utamanya pria NW alias Ichy (16)," jelas Kapolsek kepada wartawan, Minggu (29/3/2020).

BREAKING NEWS: Karyawan Indomaret Ditikam Sopir Angkot

Tim gabungan Polsek Matuari dan Resmob Polres Bitung, melakukan penangkapan terhadap ketiga tersangka pada pukul 10.30 wita, ketiganya diamankan di lokasi berbeda-berbeda. Ada yang di rumah neneknya dan di rumah tersangka.

Kapolsek menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika korban Novri Hadire, tersangka utama NW alias Ichy bersama seorang perempuan A alias Aisya, pria B alias Brian menegguk minuman keras (miras) tradisional Cap Tikus di kamar kos rekan mereka bernama Udu, di Kelurahan Manembo-Nembo Atas.

Saat itu tersangka Ichy memiliki sebilah sajam pisau badik yang ditaruh di bawah tumpukan baju milik Udu berada di lantai kamar.

Bupati dan Wabup Minahasa Konsisten Terapkan Social Distancing

Tak berselang lama, tersangka Ichy tidur karena sudah dalam pengaruh miras alias mabuk.

Belum lama rebahan, tersangka mendegar perkataan yang tidak enak keluar dari mulut korban 'Ngana mo lia kita mo pukul pa dia (Kamu mau liat saya pukul dia) saat bicara dengan perempuan Aisya, di mana ucapan itu ditujukan kepada pelaku yang sedang tidur.

Tersangka bangun dari rebahananya dan mendapati teman-temannya minum, sementara korban sudah di luar kamar sambil berkata 'tunggu kita mo bale' (tunggu saya kembali).

Halaman
12
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved