Berita Manado

5 Insinerator Baru Belum Beroperasi, Bau Sampah dari TPA Sumompo Semakin Menusuk

Ada tumpukan sampah di dekat insinerator itu. Namun, beberapa orang tampak mengangkut sampah dari situ dengan motor sampah untuk dibawa ke TPA Sumompo

5 Insinerator Baru Belum Beroperasi, Bau Sampah dari TPA Sumompo Semakin Menusuk
TRIBUNMANADO/FINNEKE WOLAJAN
Kondisi pemukiman warga yang tinggal di TPA Sumumpo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Kota Manado harus mengeluarkan anggaran Rp 11,5 miliar untuk pengadaan lima unit insinerator atau pembakar sampah yang ditempatkan di lima kecamatan.

Namun, pantauan Tribun Manado, Rabu (22/1/2020), mesin yang didatangkan dengan proses penunjukan langsung tersebut belum dioperasikan.

Akibatnya, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo, Kecamatan Tuminting, terus saja menjadi tempat penampungan sampah meski kapasitasnya sudah tidak lagi memadai.

Truk-truk pengangkut tidak dapat segera membuang sampah ke TPA karena sampah sudah hampir menutup hingga gerbang masuk TPA.

Aroma busuk sampah pun semakin menusuk hidung dan mengganggu warga sekitar TPA.

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut menyebut, TPA harus ditutup dan pengelolaan sampah diserahkan di tiap kecamatan dengan bantuan insinerator.

Sampah Kota Manado

Hanya saja, petunjuk Wali Kota belum terlaksana cepat karena insinerator belum dapat difungsikan.

Di Jalan Camar IV, Malendeng, Paal Dua, satu unit insinerator masih tampak baru.

Mesin tersebut berbentuk bulat memanjang seperti tabung, panjangnya kurang lebih dua meter setengah. Alat diletakkan pada beton bertegel dan dipasangi kurungan besi dan seng.

Ada tumpukan sampah di dekat insinerator itu. Namun, beberapa orang tampak mengangkut sampah dari situ dengan motor sampah untuk dibawa ke TPA Sumompo.

Menengok Tempat Pembuangan Akhir Sumompo Manado

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved