Pegadaian Edukasi Warga Memilah Sampah Menabung Emas Melalui Bank Sampah Mapanget
Bank Sampah yang diinisiasi PKK Kecamatan Mapanget dan mulai operasi tahun 2017 kini bekerja sama dengan Pegadaian.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Maickel Karundeng
Wali kota menginstruksikan camat dan jajaran perangkat pemerintahan di Mapanget untuk aktif mensosialisasikan program memilah sampah menabung emas itu. "Kan hitung-hitung ini investasi juga, emas itu harganya tidak pernah turun," kata Vicky.
Bank Sampah Mapanget yang berdiri sejak tahun 2017 kini memiliki 280 nasabah. Mereka tak hanya dari Mapanget saja. Ada dari Wenang, Bunaken bahkan Malalayang.
Detty Heydemans-Emor, Komisaris Bank Sampah Mapanget bilang, awalnya cuma ada 47 nasabah.
"Jumlah sampah yang masuk juga terus naik dalam tiga tahun terakhir," katanya.
Tahun ini, bank sampah itu menerima 18.816 kg sampah plastik, 17.244 kg kardus dan 7.201 kertas. Detty bilang, bantuan mesin press akan memudahkan pihaknya dalam mengolah sampah. "Semoga kedepan bisa ada bantuan mesin pencacah," katanya berharap.(ndo)
• Mahfud: Dari Bupati Sampai Presiden Islam, Sentil Sri Mulyani Puasa Senin-Kamis
• KKB Papua Menggila, Tembaki Pesawat Warga Sipil, Ada 7 Penumpang Salah Satunya Bayi