Kiat Sukses
Ingin Menjadi Entrepreneur Hebat? Dosen Unika De La Salle Temukan Kuncinya
Beberapa entrepreneur bahkan mengalami kehilangan makna hidup pada saat mereka menyadari bahwa perusahaan dan usahanya mulai merugi.
Penulis: | Editor: maximus conterius
Banyak wirausahawan yang mengalami keguncangan yang hebat pada saat terjadi krisis ekonomi.
Baca: Pradipta M Parasan Berani Memulai Wirausaha
Baca: Honda DAW Utus Entrepreneur Muda ke Ajang AHMBS Tingkat Nasional
"Beberapa entrepreneur bahkan mengalami kehilangan makna hidup pada saat mereka menyadari bahwa perusahaan dan usahanya mulai merugi. Hal ini disebabkan karena mereka mendasarkan kegiatan usahanya pada keuntungan ekonomi," katanya.
Ia mengatakan, penekanan pada keuntungan ekonomi sifatnya eksploitatif terhadap para pekerja atau lingkungan, sedangkan pengembangan usaha berdasarkan pada spiritualitas akan berdampak positif bagi lingkungan dan bagi para pekerja.
Seorang wirausahawan yang spiritualis akan merasa bahwa kerugian yang dirasakan oleh orang lain karena usahanya secara pasti cepat atau lambat akan berdampak kepada usahanya.
"Oleh karena itu entrepreneur harus memiliki keyakinan bahwa usaha yang sehat dan berhasil harus mampu memberikan dampak positif dan peningkatan kehidupan kepada pegawaiya, kepada masyaraat dan lingkungannya. Ini juga ada kaitannya dengan sustainable enterpreneuship. Entrepreneur yang bertahan (sustain) adalah entrepreneur yang selalui mengukur dampak positif usahanya pada konsumen, pekerja dan lingkungannya," tekannya.
Ia menyebut, ada banyak sekali pengertian tentang spiritualitas. Dalam kajian tentang manajemen dan spiritualitas, spiritualitas dimengerti sebagai suatu usaha yang menghidupkan (animating force), prinsip hidup yang melampaui aspek-aspek material dan mekanis.
"Arti terdalam dari spiritualitas bagi entrepreneur adalah suatu pengalaman personal pertumbuhan pribadi yang mencapai kemampuannya yang tertinggi (reaching the highest potential). Produktivitas seorang entrepreneur selalu mencerminkan kualitas dirinya yang mempromosikan cinta dan empatinya pada masyarakat umum," katanya.
BERITA POPULER:
Baca: 2 Perwira TNI Dikhianati Bawahan saat G30S PKI, Dibunuh Pakai Kunci Mortir, Nyaris tak Ditemukan
Baca: Profil Menpora Imam Nahrawi Jadi Tersangka Korupsi Rp 26,5 M oleh KPK, Mantan Aktivis Mahasiswa
Baca: Potret Nikita Willy saat Berbaur dengan Penduduk Desa di Afrika Selatan, Gaya Busananya Jadi Sorotan
Ia mengatakan, ada suatu keyakinan dasar dari para entrepreneur bahwa dengan memberikan yang terbaik dan bermanfaat bagi banyak orang maka dia akan menemukan dirinya sendiri.
Dan selalu ada dorongan dalam diri entrepreneur untuk membuat yang terbaik (inner driving forces).
Ia menambahkan, arti terdalam dari usaha seorang entrepreneur tidak pernah akan berpusat pada dirinya (never turns into an object of ego-centrism), tetapi pada kepentingan orang banyak.
Wirausahawan yang ingin maju dan bertahan harus menyadari pentingnya spiritualitas sebagai motor penggerak kegiatannya. (*)
Baca: Benny Ramdhani Adu Fisik dengan Senator Sulawesi Barat saat Sidang Paripurna DPD RI