Breaking News:

Ini Ajakan Gubernur Olly untuk Kubu 01-02: Gerindra Tanggapi soal Rekonsiliasi

Kontestasi Pilpres 2019 berakhir di Mahkamah Konstitusi. Hakim Mahkamah telah membacakan keputusan sidang gugatan perselisihan

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Tribun manado / Ryo Noor
Gubernur Sulut Olly Dondokambey 

Tidak banyak politisi yang berjiwa negarawan seperti Prabowo. Bangsa ini masih begitu banyak politisi yang bertindak menghalalkan dengan cara apa saja guna ambisi politik merebut kekuasan.

Dari menghasut, mengadu domba, menyebar kebencian hingga memprovokasi.
Kerusuhan pada demonstrasi 21-22 Mei lalu menjadi bukti betapa hausnya para politisi ingin menggenggam kekuasaan dengan cara menghasut dan memprovokasi.

“Yang dikhawatirkan kini adalah apakah semangat kenegarawanan yang dimiliki Prabowo akan diikuti oleh politisi-politisi di sekitarnya. Mungkin sebagian sudah bermimpi menjadi menteri atau jabatan lainnya.

Tentu tidak semua akan tulus jika menerima kekalahan sambil menyaksikan lawan-lawan politik akan menikmati jabatan dengan fasilitas negara yang supermewah,” kata dosen Fisip ini.

Namun demikian asumsi ini tentu tidak selamanya benar. Sebab sebagian tim sukses yang dikenal selama ini berjuang memenangkan Prabowo-Sandi dikenal memiliki reputasi politik yang baik. Saya berharap sikap Prabowo ini menjadi modal yang sama bagi pihak Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

Apapun bahasanya, kata dia, tindakan coling down harus dilakukan. Perdebatan antartim sukses harus disudahi. Stasiun televisi perlu membatasi diri untuk tidak lagi menghadirkan para narasumber dari dua pihak yang kerap tidak mendewasakan.

Baca: Setelah Bertemu di Rumah Situbondo, Jokowi dan Maruf Amin Satu Mobil Menuju Bandara Halim

Bahasa-bahasa mereka selama ini bukanlah suara-suara kebenaran tetapi suara kebenaran menurut kepentingan politik mereka. Polarisasi kubu-kubuan mulai meredup, namun tak ada yang bisa menjamin sampai kapan redup itu bertahan.

Cara yang paling efektif adalah membatasi para tim sukses untuk tampil dalam panggung apapun. Mari kita sudahi polarisasi perbedaan kepentingan untuk menatap bangsa Indonesia lebih maju.

MK menolak seluruh permohonan gugatan hasil Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo-Sandiaga. Dengan putusan ini, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin tetap memenangi Pilpres 2019.

"Mengadili, menyatakan, dalam eksepsi menolak eksepsi termohon dan pihak terkait untuk seluruhnya. Dalam pokok permohonan: menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya," ujar Ketua MK Anwar Usman membacakan amar putusan dalam sidang gugatan hasil pilpres di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved