Kasus Makar

Jenguk Eggi Sudjana dan Lieus: Ternyata Ini yang Dibawa Prabowo

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menjenguk dua tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana

Jenguk Eggi Sudjana dan Lieus: Ternyata Ini yang Dibawa Prabowo
Tribunnews/JEPRIMA
Prabowo tolak hasil Pemilu 2019 setelah 3K terjadi dalam proses Pemilu 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menjenguk dua tersangka kasus dugaan makar Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma di Polda Metro Jaya, Senin (20/5). Prabowo gagal menjenguk karena melampaui jam kunjungan tahanan.

Prabowo Subianto tiba di Polda Metro Jaya pukul 20.56 WIB. Prabowo didampingi oleh Titiek Soeharto, Amien Rais, Fadli Zon dan Laksamana (Purn) Tedjo Edy. Prabowo membawa makanan nasi Padang untuk Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma.

"Nasi Padang. Mau jenguk Pak Eggi dan Pak Lieus," ujar Prabowo saat tiba.

Prabowo menuturkan alasannya menjenguk dua rekannya di Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada malam hari karena sibuk. Menurut Prabowo makanan yang dia bawa rencananya untuk makanan sahur Eggi dan Lieus.

Baca: Lieus Sungkharisma Pendukung Joko Widodo 2014 dan Prabowo 2019

"Banyak kegiatan sejak siang. Ini sekalian untuk sahur karena Pak Lieus tidak mau makan," tutur Prabowo.

Rombongan Prabowo ditolak untuk menemui Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma. Mereka ditolak karena waktu kedatangan mereka telah melampaui jam kunjungan.

"Mohon maaf, SOP-nya (standar operasional prosedur, red) seperti itu. Peraturannya seperti itu," ujar Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas S Imam saat berbincang dengan Prabowo di depan Rutan Polda Metro Jaya.

Prabowo kemudian mengatakan jam kunjungan seharusnya mempertimbangkan asas kemanusiaan. Namun demikian, Prabowo tetap menghormati keputusan polisi.

###

Baca: VIRAL Beredar SPDP Kasus Dugaan Makar, Prabowo Subianto Jadi Tersangka?

Baca: Prabowo Subianto Jadi Tersangka Kasus Makar? Kami Ingin Menegakkan Hukum, Kebenaran & Keadilan

Baca: Puluhan Ribu Aparat Keamanan Siap Antisipasi Aksi Massa 22 Mei, Skenario Penyelamatan Disiapkan

 

Baca: Cendekiawan Muslim Sebut Aksi 22 Mei Bukan Jihad, Ini Alasannya

Baca: HEBOH Aksi Geng Motor, Warga Geram, Tanpa Ampun Pelaku Dipukuli dan Diinjak-injak Sampai Nangis

 

Baca: VIRAL Wanita Nama Angel Diduga Jual Diri Rp 1 Juta, Pemesan Curhat di Facebook: Sekalian Buka Baju 

Baca: PSK Bertarif Rp 100 Ribu Ditangkap Polisi Saat Layani Tamu di Kamar hingga Nama Angel Ramai Dibahas

"Iya SOP dibuat untuk ada kelonggaran, kita bisa beri suatu asas pertimbangan kemanusiaan, tapi kita hormati kewenangan Saudara. Kita hormati Saudara," tutur Prabowo.

Prabowo juga menanyakan kondisi Permadi, politikus Gerindra. Prabowo mempertanyakan pemanggilan Permadi oleh penyidik Bareskrim Polda Metro Jaya.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved