Jumat, 17 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pleno Pemilu Manado: Pembuktian Kekuatan GSVL

Pertarungan akhir justru terjadi di kursi ke-6 atau kursi terakhir, hasilnya di tentukan perolehan suara partai di Manado.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Istimewa
Vicky Lumentut 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengamat politik, Taufik Tumbelaka menilai pertarungan akhir justru terjadi di kursi ke-6 atau kursi terakhir DPR RI. Hasilnya ditentukan perolehan suara partai di Manado. Hasil pertarungan kursi DPR-RI Dapil Sulut menjadi menarik karena telah rampung di 14 kabupaten/kota dan masih menunggu hasil dari Manado.

Perolehan hasil suara di Manado menjadi sangat ditunggu-tunggu oleh 4 parpol, PDIP, Golkar dan Nasdem. Peluangnya, PDIP menambah 1 kursi dari 3 menjadi 4 kursi.

Golkar tetap mempertahankan 2 kursi atau Nasdem menyalip PDIP dan Golkar merebut kursi terakhir sehingga Nasdem meraih 2 kursi. Kursi ke-6 dapat menjadi perebutan dari ke-4 parpol.

Jika melihat peta maka secara logika Nasdem akan diuntungkan dengan peran Ketua DPD Nasdem GS Vicky Lumentut. Otomatis GSVL mendapat posisi sebagai vote getter atau penarik suara. Jika ini memang berjalan maksimal maka posisi suara Nasdem akan bertambah signifikan.

Tapi Nasdem terancam oleh kekuatan PDIP yang terlihat tampil dengan kekuatan penuh. PDIP juga all out dengan sejumlah caleg yang sangat menjual untuk pemilih Manado.

Pada posisi ini nampaknya peluang Golkar menjadi berat karena Manado bukan jadi basis kekuatannya. Pertarungan kursi ke-6 akan lebih panas kepada PDIP dan Nasdem.

Di internal PDIP 3 caleg pasti melenggang ke Senayan sesuai perolehan suara di 14 kabupaten/kota. Mereka yakni Adriana Dondokambey, Herson Mayulu dan Vanda Sarundajang. Caleg Nomor 3 Jantje Wowiling Sajouw jadi figur PDIP yang akan bertarung di kursi terakhir.

Di Partai Golkar sudah mengerucut ke Jerry Sambuaga dan Adrian Jopie Paruntu. Minus hasil Kota Manado, AJP masih unggul ribuan suara dari Jerry Sambuaga. Jerry merupakan figur yang bertarung di kursi terakhir.

Di Nasdem, dua caleg perolehan suara terbanyak Hillary Brigita Lasut dan Felly Runtuwene. Hasil terakhir, minus suara Kota Manado, Hillary masih unggul tipis.

Ketua KPU Manado Pusing

Ketua KPU Manado, Sunday Rompas mengaku dibuat pusing dengan pleno PPK Kecamatan Tuminting. "Sudah di-take over tapi entah bagaimana selesainya," kata dia.

Amatan tribunmanado.co.id, pleno Kecamatan Tuminting, Rabu malam, berlangsung penuh interupsi. Saksi berulangkali protes. Seribu satu masalah memang ditemui.

Mulai dari saksi tidak memegang formulir DA1, plano penuh coretan hingga ketidaksesuaian data. Pembukaan kotak suara beberapa kali terjadi. Bahkan untuk Kelurahan Mahawu harus dibaca per Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ratusan warga memenuhi area depan Kantor KPU Manado. Mereka penasaran dengan pleno yang tak berujung itu.
Partai Gerindra, Hanura dan Nasdem mengajukan ajufikasi terkait proses rekapitulasi perhitungan suara di KPU Manado.
Nasdem protes keras terhadap perhitungan suara di Malalayang.

Gerindra mengajukan protes terhadap pleno di Paal Dua. Sementara Hanura memprotes seluruh proses perhitungan suara.
Ketua Bawaslu Manado Marwan Kawinda membenarkan adanya upaya ajufikasi tersebut. "Nasdem sudah mengajukan resmi, Hanura dan Gerindra sudah sampaikan secara lisan, masih dinanti surat secara resmi," kata dia.

Dikatakan Marwan, dalam proses ajufikasi, pihaknya akan melakukan mediasi. Jika tidak ada kata sepakat, pihaknya akan mempelajari kasus sebelum menentukan tindakan.

Komisioner Bawaslu Manado lainnya Heard Runtuwene mengatakan, pada tahapan tertinggi, proses itu akan diajukan ke Bawaslu Pusat. "Nanti mereka yang akan menentukan hasilnya seperti apa, apakah ada pidana atau PSU," kata dia.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved