Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kubu Paslon 02

Gerakan 'Emak-emak' Menangkan Prabowo-Sandi sebagai Paslon Terpilih Pilpres 2019

Seruhan Ustaz Ansufri Idrus Sambo kepada para relawan pendukung untuk tetap yakin Prabowo dan Sandi akan memenangkan Pilpres 2019.

Editor: Frandi Piring
Tribunnews.com/Reza Deni
Ansufri Idrus Sambo menyerukan kepada para relawan pendukung untuk tetap yakin bahwa capres-cawapres mereka, Prabowo dan Sandi akan memenangkan Pemilihan Presiden 2019. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ansufri Idrus Sambo menyerukan kepada para relawan pendukung untuk tetap yakin bahwa capres-cawapres mereka, Prabowo dan Sandi akan memenangkan Pemilihan Presiden 2019.

“Jangan ada keraguan, kita menang, sesungguhnya telah menang, betul. Tidak ada kata kita kalah, kalau enggak menang, menang kali kalo kata orang Medan,” kata Ustaz Sambo di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (28/4).

Ustaz yang diketahui merupakan ustaz pribadi Prabowo Subianto tersebut mengajak relawan untuk selalu mendoakan agar Prabowo-Sandi bisa meraih kemenangan.

Apalagi, kata dia, pengumuman hasil Pilpres 2019 oleh KPU dilakukan pada 22 Mei masuk dalam bulan suci ramadhan.

“Pesan saya jangan lupa doa dan ibadah apalagi mau ramadan nih. Bagus juga 22 kan itu 17 ramadan, kita masih ada 17 hari untuk doa di bulan ramadan karena doa di bulan ramadan makbul,” ujarnya.

Baca: Terkait Tuduhan Garis Keras Umat Islam, Ini Penjelasan Mahfud soal Pertanyaan Politisi Demokrat

Dikatakan oleh Uztaz Sambo supaya proses real count yang berjalan benar-brnar tak ada kecurangan.

Jika bukti kecurangan tak digubris oleh pihak penyelenggara pemilu, maka ia mengajak relawan Prabowo-Sandi untuk turun ke jalan.

“Sekaramg pun kalau masih cara-cara konstitusi normal tidak diindahkan oleh penguasa yang berkuasa saat ini, maka kita akan masuk ke munajat di Monas, turun 20 juta orang, duduk saja kita insyaallah terkabul,” pungkasnya.

Kerja dan Penghitungan KPU

Penyelenggaraan Pemilu 2019 yang berlangsung lancar dan aman hingga saat ini perlu terus dikawal dan dijaga.

Proses rekapitulasi suara hasil Pemilu yang dilakukan KPU pun masih terus dilakukan untuk menetapkan para wakil rakyat serta presiden dan wakil presiden lima tahun ke depan.

Untuk itu, Akademisi dari Universitas Asyafiiyah Jakarta Masriadi Pasaribu meminta semua pihak mendukung proses politik yang dilakukan KPU.

Semua peserta pemilu, baik para caleg, pendukung Capres-cawapres dan masyarakat Indonesia bisa memberikan wewenang penuh kepada KPU dalam menjalankan tugasnya hingga tuntas.

"Kita dukung KPU, semua pihak harus menghormati proses penghitungan yang dilakukan, tunda klaim-klaim kemenangan hingga ada putusan resmi KPU," kata Masriadi kepada wartawan, Minggu (27/04/2019).

Pria yang juga seorang advokat ini menambahkan, dari rangkaian pemilu 2018 ini semua keputusan berada di tangan KPU.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved