Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres 2019

Terkait Tuduhan Garis Keras Umat Islam, Ini Penjelasan Mahfud soal Pertanyaan Politisi Demokrat

Permintaan Zara Zettira kepada Mahfud MD untuk meralat ucapannya soal Garis Keras terkait tuduhan-tuduhan di daerah-daerah tertentu.

Editor: Frandi Piring
Kolase/Instagram/@zara_zettira_zr/Tribunnews.com
Zara Zettira - Mahfud MD 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Politisi Demokrat, Zara Zettira meminta mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD untuk meralat ucapannya soal orang garis keras.

Dilansir oleh TribunWow.com, permintaan itu disampaikan Zara Zettira melalui akun Twitter miliknya, @zarazettirazr, Minggu (28/4/2019).

Mulanya, Zara Zettira berharap bahwa pernyataan yang disampaikan Mahfud MD dalam program acara Metro Pagi Primetime pada Selasa (23/4/2019) lalu merupakan sebuah ketidaksengajaan.

Untuk itu, dirinya meminta kepada Mahfud MD supaya segera meralat ucapannya yang dianggap menuduh orang daerah tertentu garis keras.

"Ya Allah semoga pak prof @mohmahfudmd sedang khilaf keselo lidah dan segera MERALAT UCAPAN nya pada sebagian suku bangsa Indonesia, Umat Islam yang DITUDUH nya sebagai GARIS KERAS

Kicauan Zara Zettira tanggapi pernyataan Mahfud MD, Minggu (28/4/2019).
Kicauan Zara Zettira tanggapi pernyataan Mahfud MD, Minggu (28/4/2019). ((Twitter/@zarazettirazr))

Baca: Inisiatif Sendiri, TKN Milenial Paslon 01 Gelar Aksi Kumpulkan Donasi untuk Para Pahlawan Demokrasi

Apa ini dianggap cara REKONSILIASI yang menyejukkan prof?" ujar Zara Zettira.

Sebelumnya, pernyataan Mahfud MD tersebut juga ditanggapi oleh Mantan Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Said Didu.

Melalui kicauannya @msaid_didu, Said Didu meminta Mahfud MD untuk menjelaskan tuduhannya terkait orang Sulawesi Selatan (Sulsel) yang disebut termasuk orang-orang garis keras.

"Mohon maaf prof @mohmahfudmd, saya berasal dari Sulsel.

Mhn jelaskan indikator yg prof gunakan sehingga menuduh orang Sulsel adalah orang2 garis keras agar jadi bahan pertimbangan kami.

Kami orang Sulsel memang punya prinsip SIRI utk menjaga kehormatan.

Inikah yg dianggap keras ?" ujar Said Didu.

Kicauan itu lantas ditanggapi Mahfud MD dengan menjelaskan garis keras yang ia maksud.

Dirinya memaparkan bahwa garis keras sama artinya dengan fanatik yang memiliki kesetian tinggi.

Mahfud MD mengatakan bahwa itu tidaklah termasuk dalam hal yang dilarang.

Kemudian, ia menyinggung terkait kemenangan antara kubu 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dengan kubu 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada wilayah tertentu.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved