Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Luhut Disarankan Bertemu Prabowo Usai Lebaran

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade merasa aneh dengan keinginan Ketua Dewan Pembina Relawan Jokowi

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
kompas.com
Prabowo Subianto bertemu Jokowi disaksikan Luhut Pandjahitan. 

TRIBUMMANADO.CO.ID, JAKARTA - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade merasa aneh dengan keinginan Ketua Dewan Pembina Relawan Jokowi-Ma'ruf Bravo 5 Luhut Binsar Pandjaitan yang berniat menemui Prabowo Subianto. Pasalnya menurut Andre saat ini pihaknya sedang mengawal proses penghitungan suara di KPU.

"Agak aneh, kenapa pak Luhut semangat banget? Kan agak aneh. Kita lagi berproses pemilu, lagi penghitungan suara, relawan dan pendukung kami lagi konsenterasi di Kecamatan menjaga proses penghitungan ini, kok tiba-tiba pak Luhut ngotot banget sih? Memang ada apa?" kata Andre di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, (22/4).

Menurut Andre tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan kondisi usai Pemilu sekarang ini. Hubungan Prabowo dan Jokowi baik-baik saja begitu pula dengan para pendukung kedua pihak.

"Nanti, kalau selesai proses. Pertanyaan saya emang ada apa sih? Pak Jokowi dan Pak Prabowo baik-baik saja, masyarakat juga baik-baik saja, nggak ada hal yang genting kan," katanya.

Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra itu menyarankan pertemuan digelar pada momentum yang tepat. Pertemuan sebaiknya dilakukan setelah proses penghitungan suara atau setelah lebaran.

"Nanti, nanti, habis seluruh proses selesai, habis lebaran saja ketemunya. Habis lebaran ketemu sudah paling pas," pungkasnya.

Sebelumnya, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menjadi orang yang diutus Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bertemu dengan capres Prabowo Subianto.  Luhut mengaku belum sempat bertemu dengan Prabowo, tetapi sudah berbicara cukup panjang melalui sambungan telepon secara langsung.

"Bicara baik-baik, ketawa-ketawa, ya kita janjian mau ketemu. Hari minggu kemarin tapi kemudian ada masalah teknis beliau agak sakit flu, kita reschedule. Nanti saya telepon lagi (atur jadwal), kami kan bisa telepon-teleponan," ujar Luhut.

Luhut menjelaskan, pembicaraan dengan Prabowo diwarnai dengan canda tawa dan sedikit bercerita masa lalu, sewaktu masih menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) aktif.  Ia menilai, Prabowo merupakan orang baik dan memiliki pemikiran yang rasional dalam melihat suatu persoalan.

"Pak Prabowo kan orang baik, jadi saya hanya titip saja sebenarnya mau bilang ya jangan terlalu didengerin lah kalau pikiran-pikiran yang terlalu gak jelas basisnya. Karena pak Prabowo orang rasional juga," ujar Luhut.

"Bagaimana pun Pak Prabowo itu harus menjadi bagian sejarah Republik Indonesia, karena pak Prabowo itu seorang pemimpin juga. Beliau itu aset bangsa, beliau itu patriot juga, patriotisme enggak bisa dipungkiri, kepedulian pada Republik ini enggak bisa dipungkiri, jadi sebenarnya saya hanya melakukan itu saja," sambung Luhut.

Sementara itu Kandidat Capres Petahana Joko Widodo mengungkap alasan dirinya mengutus Luhut yakni demi kebaikan bangsa Indonesia. "Ya tujuannya untuk kebaikan bangsa ini," ujar Jokowi.

Jokowi mengamini punya pesan khusus yang akan disampaikan kepada Prabowo melalui Luhut. Sayangnya mantan wali kota Solo itu enggan menyampaikan isi pesan khusus tersebut.

"Ya ada, nggak perlu saya sampaikanlah," ungkapnya.

Dikonfirmasi lebih lanjut apakah ia memiliki rencana bertemu dengan Prabowo, Jokowi menjawab belum. Karena itulah, ia mengutus Luhut untuk menemui Prabowo. "Belum, ketemu saja belum. Saya kan mengutus dalam rangka itu," ujar Jokowi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved