Pilpres 2019

VIDEO Amien Rais Bicara Lagi Soal People Power, Katanya Kalau Prabowo Curang Nanti Digasak

Ketua Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Raiskembali membahas soal 'People Power'.

VIDEO Amien Rais Bicara Lagi Soal People Power, Katanya Kalau Prabowo Curang Nanti Digasak
YOUTUBE
Kapitra Ampera Desak Amien Rais Harus Minta Maaf ke Kapolri 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais kembali membahas soal 'People Power'.

Diberitakan TribunWow.com, hal tersebut tampak dalam program Fakta tvOne yang ditayangkan pada Senin (15/4/2019) malam.

Awalnya, Amien Rais berbicara tentang pemilu damai, di masa tenang pemilu 2019.

Amien Rais lantas menyebutkan soal pentingnya pemilu yang jujur dan adil.

Ia lantas kembali menyebut soal ancaman 'people power' yang sempat menjadi kontroversi di masyarakat.

 Sebagaimana diketahui, Amien Rais sebelumnya menyebutkan akan melakukan 'people power' jika ditemukan kecurangan dalam pelaksanaan pemilu 2019.

Amien Rais dalam pemaparannya ini menyebutkan bahwa 'people power' yang disebutnya itu memiliki tahapan-tahapan.

"Yang paling enteng adalah 'people power' yang tidak usah turun ke jalan raya tetapi menggunakan senjata yang lebih tajam dari bedil maupun dari revolver atau pistol. Yaitu handphone atau smartphone," kata Amien Rais.

Amien Rais menjelaskan, maksud dari pemaparannya itu adalah meminta 'people power' yang dalam arti tiap TPS harus diawasi sejak dari permulaan sampai akhir penghitungan.

"Kemudian C1 diamankan oleh smartphone itu, di semua TPS sehingga tiap kelurahan itu harusnya diketahui tengah malam sudah selesai," papar Amien Rais.

"Bayangkan kalau satu kelurahan ada 80 atau 120 tps, maka TPS itu masing-masing ada C1nya maka secepat mungkin diketahui hasilnya sebelum tengah malam," sambung dia.

Halaman
12
Editor: Rizali Posumah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved