Pilpres 2019
Komentari Soal 'Playing Victim' Said Didu, Mahfud MD: Oknum Perekayasa Harus Diburu
Polemik soal peretasan akun mantan Staf Khusus BUMN, Said Didu masih bergulir.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Polemik soal peretasan akun mantan Staf Khusus BUMN, Said Didu masih bergulir.
Bahkan, ada yang menyebutkan bahwa Said Didu sedang playing victim atau sengaja menempatkan dirinya sebagai korban agar mendapat belas kasihan.
Hal itu dilontarkan oleh pemilik akun Twitter @yusuf_dumdum yang turut dibalas oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, Minggu (14/3/2019).
Mulanya, akun @yusuf_dumdum menuliskan pendapatnya soal polemik akun Said Didu yang diretas dan memberikan kicauan fitnah soal pendakwah Ustaz Abdul Somad.
"Asal tahu saja, banyak loh jamaah UAS yang afiliasi politiknya ke 01. Ada banyak buktinya.
Baca: 4 Fakta Pemilu oleh WNI di Sydney Terpaksa Golput, Miskomunikasi hingga Petisi Re-Pemilu
Soal isu peretasan akun @saididu yg isinya menyerang UAS itu menurut saya hanya “playing victim," alias trik agar jamaah yg masih ke 01 mau berpindah ke lain hati.
Satu kata, BASI!," tulis akun @yusuf_dumdum.
Selain itu, warganet tersebut juga mengunggah kicauan dari akun @JackVardan yang mengatakan bahwa akan ada fitnah yang ditujukan pada ulama.
Kicauan itu dituliskan pada Sabtu (13/4/2019).
"Info terbatas. Bersiap akan ada fitnah terhadap ulama," potongan gambar dari kicauan @JackVardan.
"Dari sini sbenernya sudah bisa dibaca. Monggo prof @mohmahfudmd direnungkan. Jgn smpai niat baik sampean ditunggangi," tulis akun @yusuf_dumdum.
Menjawab hal itu, Mahfud MD mengecam siapapun yang melakukan atau merekayasa peretasan akun tersebut.
Menurutnya dalang di balik polemik peretasan akun itu harus diburu dan dipidanakan.
"Wah, saya tak sempat memikirkan ditunggangi atau tidak. Itu terserah saja.
Saya tak terganggu mau ditunggangi atau tidak.
Baca: Panduan Pencoblosan Surat Suara Agar Pilihan Anda Sah di Pemilu 2019 & Tidak Golput
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/mahfud-md-dan-said-didu1.jpg)