Pilpres 2019
Ketua KPU Sulut: Debat Capres Sarana Pendidikan Politik
Menurut Ardiles, debat sejatinya merupakan salah satu bentuk kampanye. Setiap calon menyampaikan visi dan misinya lantas saling berdebat.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: maximus conterius
Laporan Wartawan Tribun Manado Arthur Rompis
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Debat dalam pemilihan presiden dan wakil presiden harus menjadi sarana pendidikan politik kepada masyarakat. Dengan begitu, debat bisa meningkatkan partisipasi politik.
Itulah pendapat Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara Ardiles Mewoh.
"Tujuannya adalah bagaimana warga bisa tertarik, kemudian memilih, karena itu debat harus memberikan pendidikan politik bagi warga," kata dia kepada Tribunmanado.co.id, Minggu (20/1/2019).
Menurut Ardiles, debat sejatinya merupakan salah satu bentuk kampanye. Setiap calon menyampaikan visi dan misinya lantas saling berdebat.
"Jika berkualitas tentunya akan menarik banyak pemilih ke TPS," kata dia.
Ungkap Ardiles, pihaknya menargetkan partisipasi pemilih sebanyak 77 persen.
Ketua KPU Manado Sunday Rompas mengatakan, pihaknya berupaya mendekatkan pemilih dengan debat pilpres, antara lain dengan menggelar nonton bareng debat capres.
"Kami juga merekrut relawan untuk menyasar sejumlah kaum," kata dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sebelum-debat-pilpres-2019-maruf-amin-sempatkan-nonton-video-debat-untuk-referensi.jpg)