Jalan Ringroad 3 Terancam Batal: Pembebasan Lahan Belum Beres, Pusat Bakal Tarik Dana Rp 150 Miliar
Pembangunan Jalan Ringroad 3 terancam gagal. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Kota Manado
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
"Wilayah Pemkot Manado nanti tahap tiga, hanya pendek jaraknya. Nah, karena kami belum mendapat informasi, sehingga lahan belum kami bebaskan," ujar Kepala Dinas PUPR Manado, Peter Karl Bart Assa, Senin (2/4/2018).
Bart menegaskan, Pemkot siap membebaskan lahan yang masuk dalam proyek Ringroad 3 ini. Pemkot telah menyiapkan segara sesuatu yang berkaitan dengan itu.
"Wilayah Minahasa yang banyak. Kota Manado nanti tahap tiga, mungkin masih lama. Kami menunggu, yang pasti kami siap," kata Bart.
Pemprov Berusaha Selesaikan Lahan

Gubernur Sulut Olly Dondokambey masih optimis pengerjaan proyek Ringroad 3 akan berlanjut. Pemerintah akan membangun Ringroad 3 tahun 2018 ini dari Kalasey ke Winangun, namun proyek ini masih 'dihantui' masalah pembebasan lahan.
"Sementara masih pembebasan lahan, ada yang sudah dilakukan, yang belum beres dititip di pengadilan," kata dia. Sementera proses pembebasan lahan ditangani Pemprov Sulut, kata Olly, tinggal menunggu tindak lanjuti dari badan audit internal pemerintah, yakni Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), proyek Ringroad 3 akan segera ditender.
Gubernur menaruh perhatian serius pada proyek ini. Bulan lalu, Olly dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw meninjau langsung lokasi proyek Ringroad 3.
Jalur Winangun-Kalasey ini akan dibangun sejauh 10 kilometer. Namun untuk tahap pertama baru akan dibangun setengahnya dulu, dari Kalasey hingga Sea.
Saat melihat langsung lokasi, Gubernur memerintahkan kepada instansi BPJN, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dinas Praskim, Dinas Pekerjaan Umum dan pemerintah setempat untuk dapat segera melaksanakan percepatan pembangunan jalan.
JANGAN LEWATKAN: Olly: Sulawesi Utara Komitmen Dukung Program Perang Melawan Stunting
"Agar masyarakat bisa cepat merasakan realisasinya, sehingga kemacetan yang terjadi di Kota Manado bisa terurai," kata Olly.
Gubernur menegaskan kepada instansi terkait agar dalam pembebasan lahan tidak mengalami kendala, masyarakat juga diminta mendukung pembangunan Ringroad 3 ini agar cepat terealisasi untuk kepentingan masyarakat.
Kumurur: Kemacetan di Manado Bisa Berkurang
Pengamat Tata Kota Veronica Kumurur mengatakan, Jalan Ringroad 3 di Kota Manado yang menghubungkan antara Winangun-Manado dan Kalasey-Minahasa dibangun oleh pemerintah untuk tujuan mengurangi kemacetan yang semakin parah di Manado. Jalan itu nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat.
Apalagi pembangunan Manado Outer Ringroad (MORR) 3 yang menghubungkan Winangun-Kalasey sudah masuk Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Manado sehingga pembangunannya memang dibutuhkan ke depannya.

Jalan itu nantinya menjadi jalan alternatif masyarakat dari arah Winangun yang ingin ke daerah Malalayang. Tak perlu lagi melalui daerah Sario yang arus kendaraannya padat dan sering terjadi kemacetan.