Editorial Tribun Manado
Pilih Sesuai Hati Nurani
Tak berlebihan jika dikatakan 9 April 2014 merupakan saatnya menentukan nasib negara Republik Indonesia.
Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
TAK berlebihan jika dikatakan 9 April 2014 merupakan saatnya menentukan nasib negara Republik Indonesia. Karena hari ini seluruh rakyat Indonesia yang memiliki hak memilih akan menyalurkan hak politiknya.
Partai politik (parpol) telah memperkenalkan calon anggota legislatif (caleg) hasil rekrutmen mereka secara internal. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat maupun yang ada di daerah masing-masing telah menyelenggarakan semua tahapan pemilihan umum (pemilu) hingga memasuki tahapan pencoblosan. Termasuk pengumuman daftar calon anggota legislatif dan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), telah diumumkan melalui tahap penentuan Daftar Calon Sementara (DCS) dan Daftar Calon Tetap (DCT). Artinya secara aturan semua tahapan pemilu telah dilakukan oleh penyelenggara dalam hal ini KPU.
Jika ada riak-riak, itu merupakan dinamika dalam satu pesta demokrasi.Di Pemilu kali ini 12 parpol bertarung secara nasional dan tiga parpol lokal di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) ikut meramaikan pemilu khusus di tanah rencong, Aceh. Tahapan kampanye dengan segala hingar bingarnya telah selesai hingga memasuki tahapan masa tenang.
Saat ini, Rabu (9/4), saatnya rakyat Indonesia yang secara aturan berhak menyalurkan aspirasinya akan mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di mana masing-masing terdaftar. Setiap orang akan memilih anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD tingkat provinsi dan anggota DPRD tingkat kabupaten/kota.
Itulah pesta demokrasi yang akan terjadi hari ini. Rakyat yang mempunyai hak pilih akan memilih wakil rakyat yang diyakininya mampu membawa aspirasi, mampu membawa perubahan bagi negara Indonesia dan secara khusus membawa perubahan di Sulawesi Utara tercinta.
Setiap parpol melalui caleg-calegnya telah berjanji akan mensejahterakan rakyat, membawa perubahan bagi bangsa dan negara. Sekarang giliran rakyat akan menentukan siapa parpol dan caleg yang mereka percaya. Memilih memang bukan hal yang mudah bagi rakyat. Sebab pengalaman mengajarkan banyak wakil rakyat dan parpol setelah dipilih oleh rakyat mengingkari semua janji dan komitmen mereka.
Tapi, apapun yang terjadi rakyat tetap harus memilih dengan harapan kali ini tepat, kali ini mereka memilih wakil rakyat yang memang peduli masyarakat banyak, bukan hanya mementingkan kepentingan pribadi atau kelompok.
Memang ada juga yang memilih menjadi golongan putih atau biasa disebut golput. Itu juga merupakan pilihan. Hanya memilih golput sepertinya kita pasrah dan tak mempunyai harapan lagi dengan bangsa ini. Karena itu, KPU selaku penyelenggara Pemilu dan Banwas tak henti-hentinya mengkampanyekan anti golput.
Selain itu, setiap pemilu selalu saja terjadi kerawanan, bahkan di beberapa lokasi terjadi kisruh ataupun konflik. Karena itu, menghadapi pemilu 9 April, kepolisian, TNI dan masyarakat melalui Perlindungan Masyarakat (Linmas) akan bahu membahu mengamankan seluruh TPS dan fasilitas penting negara lainnya.
Mari kita sebagai rakyat Sulawesi Utara yang merupakan bagian dari rakyat Indonesia memanfaatkan pesta demokrasi dengan memilih calon-calon sesuai hati nurani. Pilih calon yang dianggap berkualitas, bermartabat, mempunyai integritas dan mampu memperjuangkan aspirasi rakyat. Siapa mereka? Tentu rakyat yang mempunyai kedaulatan penuh untuk memilih yang akan menentukan sendiri. Selamat menikmati pesta demokrasi dengan memilih calon-calon terbaik.(*)