Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Minggu

Jadilah Dewasa

Apakah kedewasaan itu? Untuk menjawab kita akan melihat aspek atau tanda kedewasaan atau orang yang dewasa.

Editor:

Alkitab tidak mencatat bahwaYesus dan  Samuel, tidak cukup hidup karena disukai dan dikasihi oleh Allah , tapi disukai oleh Allah dan manusia juga. Keduanya, disukai oleh Allah dan manusia, sebagai pertanda salah satu tanda kedewasaan mereka. Allah tidak mau jika kita berhenti sampai disukai oleh Tuhan saja. Itu tidak cukup. Mengapa?

Karena dalam rencana Besar Allah, Allah mau hidup kita yang disukai oleh Allah itu memberikan dampak bagi manusia yang lain sehingga hidup mereka pun juga disukai oleh Allah. Itulah amanat agung. Bagaimana hidup kita bisa membawa dampak, jika mendekat saja, orang sudah tidak mau karena merasa kita sudah memiliki tingkat rohani yang tinggi.

 Inti kedatangan Putra Natal, yakni Dia bertumbuh dewasa untuk memberi dampak. Hal ini bukan berarti bahwa kita harus menyenangkan semua orang, karena hal itu mustahil. Tetapi maksud disukai Allah dan manusia, seperti tertuang dalam Amsal 3:3-4. Yakni, Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau!

Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu, maka engkau akan mendapat kasih dan penghargaan dalam pandangan Allah serta manusi Jika kita mengenakan kasih (kepada Allah dan manusia = hukum kasih) dan kesetiaan, maka kita akan disukai oleh Allah dan manusia. Karena kedua hal itu kasih dan setia keduanya disukai Allah dan manusia. Inilah tanda kedewasaan. Orang Kristen yang dewasa, dia akan mengenakan kasih dan setia kepada semua orang. Amin. Imanuel. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved