Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Partai Koalisi Capres 01 Berebut Jabat Ketua MPR: Ini Tanggapan Jokowi

Hasil Pemilu 2019 belum diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), namun Ketua Umum Partai Golkar Airlangga

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
https://pinterpolitik.com/jokowi-pki-sejak-balita/
Foto Presiden Jokowi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Hasil Pemilu 2019 belum diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), namun Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berkeinginan agar Ketua MPR periode 2019-2024 dijabat oleh kader partai berlambang pohon beringin itu.

Keinginan serupa disampaikan Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, yang kini menjabat Wakil Ketua MPR. Selain itu Muhaimin berharap partainya dapat jatah 10 kursi di kabinet mendatang.

Menanggapi keinginan tersebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut sebagai hal wajar karena Partai Golkar diprediksi menjadi pemenang kedua Pemilu 2019 setelah PDI Perjuangan.

Sebelumnya Airlangga menjelaskan dalam UU MPR, DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kota/kabupaten (MD3) bahwa pemenang pemilu akan menjadi Ketua DPR. Dalam hal ini, kader PDI Perjuangan sudah jelas akan menjabat Ketua DPR.

"Wajar saja, ini seizin Pak Muhaimin Iskandar (Ketua Umum PKB), yang dipilih dalam sistem paket, paket Koalisi Indonesia Kerja, mengusung paket ketua (Ketua MPR) dari Partai Golkar," ujar Airlangga saat buka puasa bersama kader Partai Golkar di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (19/5).

Acara buka puasa bersama Partai Golkar turut dihadiri Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Selain itu, tokoh internal Golkar yang hadir yaitu Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP Golkar Akbar Tandjung, Wakil Ketua Dewan Pakar Golkar Mahyudin, Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie, mantan Gubernur NTB yang juga politisi Golkar Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Madji.

Baca: Tanggapi People Power Prabowo: Begini Kata Sekjen MUI

Hadir juga Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dan Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate.

Presiden Jokowi menyebut keinginan Golkar dan PKB untuk menempatkan kadernya sebagai Ketua MPR merupakan hal wajar. "Ya saya kira sebagai pemenang yang kedua (pemenang kedua Pemilu 2019) ya wajar," kata Jokowi seusai acara buka puasa.

Demikian pula ketika ditanya soal Ketua PKB Muhaimin Iskandar yang menginginkan posisi Ketua MPR. "Semua menginginkan, wajar juga," ucap Jokowi.

Airlangga Hartarto mengatakan akan segera berunding dengan partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK) terkait kursi Ketua MPR. Airlangga akan segera membahasnya usai pengumuman hasil Pemilu 2019 pada 22 Mei.

"Mengenai Ketua DPR sudah jelas berdasar perolehan kursi. Jadi Golkar di situ dapat wakil ketua. Karena pemenang kedua, Golkar sebagai Ketua MPR," kata Airlangga.

Baca: Paspampres Gelar Pasukan untuk Pengamanan Presiden dan Wapres Terpilih 22 Mei

Airlangga menuturkan belum menentukan kadernya yang akan menjadi Ketua MPR. Dia mengatakan akan membahas dulu usulannya dengan partai koalisi. "Tentu kita akan berunding antar partai koalisi. Kemudian nanti siapa yang akan diusung," sebut Airlangga.

Airlangga sendiri mengatakan masih membuka peluang partai di luar koalisi bergabung menjadi pimpinan MPR. Namun hal tersebut harus dibahas dengan partai koalisi lainnya. 

Partai Golkar Izin Cak Imin Jadi Ketua MPR

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto akan mengusulkan pemegang jabatan ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 2019-2024 berasal dari partainya. Menurut Airlangga wajar jika kader partainya memegang jabatan tersebut.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved