Bawaslu, Polisi, dan Jaksa Sepakat Lanjut Lidik Penyebaran Bahan Kampanye Caleg Nasdem di Kampus

Kasus penyebaran bahan kampanye Caleg Nasdem DPR RI, Felly Runtuwene sudah kini resmi masuk tahap penyelidikan

Bawaslu, Polisi, dan Jaksa Sepakat Lanjut Lidik Penyebaran Bahan Kampanye Caleg Nasdem di Kampus
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Ketua Bawaslu Sulut, Herwyn Malonda 

Bawaslu, Polisi, dan Jaksa Sepakat Lanjut Lidik Penyebaran Bahan Kampanye Caleg Nasdem di Kampus

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kasus penyebaran bahan kampanye Caleg Nasdem DPR RI, Felly Runtuwene sudah kini resmi masuk tahap penyelidikan.

Herwyn Malonda, Ketua Bawaslu Sulut menyampaikan, setelah rapat Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Minahasa akhirnya memutuskan untuk melakukan pendalaman dan penyelidikan

"Dilakukan pendalaman dan penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan kepada pelapor, terlapor, saksi, dan pihak-pihak terkait, termasuk pemeriksaan ahli," ujar Herwyn kepada tribunmanado.co.id, Jumat (1/2/2019).

Felly Runtuwene, sebelumnya berjanji sebagai warga negara yang baik, ia akan menjalani proses di Bawaslu, ia siap memenuhi undangan klarifikasi.

"Saat ini saya belum terima undangan," kata dia.

Baca: Nasdem Tak Termasuk Partai Usung Caleg Eks Napi Koruptor, Felly Runtuwenene Punya Pandangan Lain

Baca: Felly Runtuwene Akhirnya Angkat Bicara Usai Kasus Bahan Kampanye Caleg Miliknya Beredar di Unima

Baca: Bawaslu Selidiki Penyebaran Bahan Kampanye Caleg Nasdem Felly Runtuwene di Kampus

Baca: Rektor Unima: Jangan Bawa Unima ke Ranah Politik

Ia heran, jam dan pulpen tersebut bisa beredar saat acara di kampus Unima.

Ia tahu persis perguruan tinggi tak bisa berkampanye, tapi ini malah kecolongan dengan beredarnya jam dan pulpen tersebut, padahal saat pergi kunjungan ke gereja tak pernah kejadian

"Saya tidak bisa kontrol sepenuhnya, ada tim yang kontrol, buat apa ada. Biasa kami jalan dua mobil, kalau jalan, jalan saja," ujar dia.

Jam logo Partai Nasdem dibagikan di Kampus Unima
Jam logo Partai Nasdem dibagikan di Kampus Unima (Tribun manado / Ryo Noor)

Soal tim, ia mengadakan evaluasi, dugaannya ada dua kemungkinan kasus ini bisa terjadi. Karena keteledoran atau kesengajaan internal.

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved