Rabu, 3 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Catatan Seorang Jurnalis

Sudut Oranje di Manado

 Minahasa di masa lalu sangat dekat dengan Belanda. Saking dekatnya, sempat akan dijadikan provinsi ke - 12

Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado
MINAHASA - Minahasa di masa lalu sangat dekat dengan Belanda. Saking dekatnya Minahasa, termasuk di dalamnya Manado, sempat akan dijadikan provinsi ke - 12 Belanda.  

Sebuah bendera Belanda berukuran tujuh kali empat meter terpasang di tepi pantai. 

Di bawah bendera itu, berdiri sebuah pondok yang dijadikan markas para fans Belanda di tempat itu. 

Ya, banyak warga Kelurahan Sindulang 1 lingkungan 1 yang mengidolakan timnas Belanda

Hubungan warga dengan Belanda tak hanya sebatas kekaguman. 

Tapi sudah mendarah daging. 

Beberapa warga disini ternyata masih keturunan Belanda

Sanak mereka masih berada di Belanda dan hubungan berlangsung dengan sangat baik. Robert Tawaris (62) salah satu warga mengaku neneknya yang masih turunan Borgo Belanda menikah dengan warga Suriname. 

"Oma bermukim di Suriname namun sudah meninggal," katanya. 

Sebut dia, sang Oma selama masih hidup kerap berkunjung ke Manado. Omanya melancong ke Bunaken. 

"Sebelum pulang oma selalu beri kami uang," katanya. 

Dia membeber, sang Oma mengongkosi pernikahan Robert dan 11 saudaranya dengan uang Belanda Gulden. 

Sang Oma, beber dia, selalu berupaya agar cucunya tak lupa dengan Belanda

"Salah satunya timnas, Oma selalu minta kami dukung timnas Belanda, karena itu kami dukung mati matian timnas Belanda," katanya.

Robert menatap piala Dunia kali ini dengan optimistis. 

Sebut dia, sudah waktunya Belanda tak hanya menghibur, tapi menjadi jawara.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved