OPINI
AI System dan Kerumunan
Tulisan ini tentang Internet Platform, AI System, dampaknya ke media massa dan publik, serta apa yang mesti kita lakukan.
Ringkasan Berita:1. Tulisan ini menjelaskan adanya pergeseran sistem nilai dan bisnis dari Internet Platform (IP) ke AI System (AI)2. Generative AI akan mengambil peran sebagai platform distribusi berita yang baru, menggantikan peran yang selama ini dimainkan oleh Google Search atau agregator lain.3. Karena AI mampu membentuk opini publik dan membangun collective imagination (seperti Pancasila atau NKRI), tetapi belum diatur, ada risiko besar.
Oleh: Dahlan Dahi
Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers
Tulisan ini tentang Internet Platform, AI System, dampaknya ke media massa dan publik, serta apa yang mesti kita lakukan.
Internet Platform
NOISE. Ribut dan riuh di kerumunan (crowd). Semua orang memegang pengeras suara. Semua orang didengar –dan mendengar.
Melihat dan dilihat. Begitulah Internet Platform –yang menghubungkan data dan informasi dari berbagai perangkat (devices)-- membuka akses ke semua orang untuk mencari, memproses, dan mendistribusikan informasi.
Incentive system-nya advertising. Kiblatnya advertiser, pemasang iklan. Makin murah unit cost (misalnya, biaya per impression), makin bagus.
Agar makin murah, Internet Platform mendorong semua orang untuk berproduksi, memproduksi informasi.
Cara kerjanya: attention. Siapa yang mendapatkan perhatian terbanyak, ya, dia terbaik. User engagement (klik, share, comment) jadi metrics utama.
Sistem mendorong engagement. Artinya, makin riuh makin bagus. Siapa yang riuh, dia akan dapat iklan lebih banyak. Meng-capture market lebih bagus.
Sistem ini –yang dimulai 1998 dengan Google dan 2004 dengan Facebook– memunculkan banyak hal bagus: democratize. Semua orang bisa menjadi kreator, influencer, tokoh, artis, pedagang.
Semua orang bisa mengontrol apa yang ingin dia baca, apa yang dia ingin lupakan. Kontrol berpindah dari segelintir orang, segelintir institusi. Kontrol berpindah ke individu, ke semua orang.
Internet Platform mengubah pondasi lebih dalam lagi. Democratize tidak hanya di sisi produksi, tapi juga di sisi bisnis.
Dengan pengeras suara di tangannya, semua orang bisa berdagang: berdagang citra (reputasi), berdagang kue, berdagang jasa (misalnya, menjadi tukang ojek online).
Bermunculan infrastruktur baru: server (tempat penyimpanan data, cloud), alat pembayaran online, security, dan seterusnya. Pedagang online bermunculan, membuat asosiasi.
Media baru bermunculan, berkumpul dalam asosiasi. Di industri pers, misalnya, muncul 50 ribuan media baru –sesuatu yang mustahil sebelum Internet Platform bisa diakses publik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Dahlan-Dahi-sghsrtghsd.jpg)