Produk Ditarik BPOM
Daftar 15 Produk Obat Bahan Alam Mengandung BKO yang Ditarik BPOM dari Peredaran
BPOM RI mengungkap temuan baru berupa 15 produk obat bahan alam (OBA) yang terbukti mengandung BKO hasil pengawasan per April 2025.
Penulis: Frandi Piring | Editor: Frandi Piring
Nomor Izin Edar (NIE): TR 062 262 321
Nama dan Alamat Produsen/Importir: IP FARMA
Keterangan: Produk mengandung BKO deksametason dan sibutramin - NIE fiktif/produk ilegal
7. Pinang Muda
Nomor Izin Edar (NIE): TR 993233181
Nama dan Alamat Produsen/Importir: PJ Pinang Perkasa
Keterangan: Produk mengandung BKO sildenafil sitrat - NIE fiktif/produk ilegal
8. Kopi Badak
Nomor Izin Edar (NIE): TR no. 127009121
Nama dan Alamat Produsen/Importir: PJ Dewa Grup Indonesia
Keterangan: Produk mengandung BKO sildenafil sitrat - NIE fiktif/produk ilegal.
9. BMSW Strong Coffee
Nomor Izin Edar (NIE): -
Nama dan Alamat Produsen/Importir: -
Keterangan: Produk mengandung BKO sildenafil sitrat - Produk ilegal
10. Kopi Goee
Nomor Izin Edar (NIE): TR 990761110
Nama dan Alamat Produsen/Importir: PJ MH Jaya Indonesia
Keterangan: Produk mengandung BKO sildenafil sitrat - NIE fiktif/produk ilegal
Nomor Izin Edar (NIE): TR 187981223
Nama dan Alamat Produsen/Importir: PJ Bintang Jaya
Keterangan: Produk mengandung BKO sildenafil sitrat - NIE fiktif/produk ilegal
12. Chang San
Nomor Izin Edar (NIE): TL 053147558
Nama dan Alamat Produsen/Importir: PJ Akar Mujarab - Indonesia
Keterangan: Produk mengandung BKO parasetamol, sildenafil sitrat dan tadalafil - NIE fiktif/produk ilegal
13. Bio Shafa
Nomor Izin Edar (NIE): TR 213484331
Nama dan Alamat Produsen/Importir: CV GP Mandiri
Keterangan: Produk mengandung BKO deksametason - NIE produk dibatalkan
14. Pastop
Nomor Izin Edar (NIE): TR 222071671
Nama dan Alamat Produsen/Importir: UD PJ Jaya Kusuma
Keterangan: Produk mengandung BKO parasetamol dan sildenafil - NIE produk dibatalkan
15. Vitgo Max
Nomor Izin Edar (NIE): TR 173200961
Nama dan Alamat Produsen/Importir: UD PJ Jaya Kusuma
Keterangan: Produk mengandung BKO parasetamol dan sildenafil - NIE produk dibatalkan
Baca juga: Daftar 4 Produk Kopi yang Ditarik BPOM karena Mengandung BKO
Imbauan BPOM kepada Masyarakat
Taruna Ikrar menegaskan BPOM akan terus menjalankan pengawasan ketat dan bertindak tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran yang membahayakan kesehatan masyarakat.
Untuk pelaku usaha yang terbukti melanggar ketentuan, BPOM tidak akan ragu mengenakan sanksi pidana sesuai Pasal 435 Jo. Pasal 138 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang mengatur ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun atau denda paling banyak 5 miliar rupiah.
Taruna Ikrar juga mengingatkan masyarakat bahwa konsumsi produk-produk mengandung BKO, khususnya yang diklaim dapat meningkatkan stamina atau meredakan pegal linu secara instan, dapat menimbulkan dampak kesehatan yang sangat serius.
Efek samping yang mungkin terjadi antara lain kehilangan penglihatan dan pendengaran, nyeri dada, pembengkakan pada wajah, stroke, serangan jantung, gangguan hormon, gangguan pertumbuhan, osteoporosis, hepatitis, gagal ginjal, kerusakan hati, bahkan kematian jika digunakan dalam dosis tinggi atau dalam jangka panjang.
Selain temuan dari dalam negeri, BPOM juga menerima laporan dari otoritas pengawas obat dan makanan di luar negeri, yakni Singapura dan Thailand, yang mendapati 2 produk mengandung BKO.
Kedua produk ini tidak memiliki nomor izin edar di Indonesia.
Informasi selengkapnya terkait produk yang dimaksud tercantum dalam "Lampiran 2" laman standar-otskk.pom.go.id.
Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dan memastikan produk yang beredar di Indonesia aman dikonsumsi, BPOM terus memperkuat koordinasi dengan lintas sektor.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan cermat dalam membeli serta menggunakan produk OBA maupun suplemen kesehatan. Salah satu modus yang kerap digunakan adalah pencantuman nomor izin edar palsu atau fiktif.
Maka dengan itu, masyarakat diingatkan untuk selalu melakukan verifikasi nomor izin edar produk yang akan dibeli/dikonsumsi melalui situs resmi https://cekbpom.pom.go.id/, aplikasi BPOM Mobile, atau melalui menu siaran pers/penjelasan publik yang disediakan BPOM di https://www.pom.go.id/.
BPOM juga mengajak masyarakat untuk lebih kritis terhadap produk dengan klaim berlebihan seperti “peningkatan stamina instan” atau “meredakan pegal linu dalam sekejap”, karena produk semacam itu berisiko tinggi mengandung BKO.
Masyarakat disarankan hanya membeli produk dari sumber tepercaya, baik secara daring maupun langsung, dan senantiasa mencermati informasi produk pada kemasan atau materi promosi.
BPOM mengingatkan untuk tidak menggunakan produk-produk yang tertera dalam daftar di atas dan "Lampiran 2" siaran pers BPOM 3 Juni 2025, maupun yang telah diumumkan sebelumnya melalui public warning resmi BPOM.
Sebagai langkah perlindungan diri yang sederhana namun efektif, BPOM mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan Cek KLIK sebelum membeli atau mengonsumsi produk OBA maupun suplemen kesehatan.
Pastikan kemasan dalam kondisi baik, baca informasi yang tertera pada label, periksa keabsahan izin edar, dan pastikan produk belum melewati masa kedaluwarsa.
Apabila menemukan produk mencurigakan, masyarakat dapat segera melaporkannya kepada BPOM melalui Contact Center HALOBPOM 1500533, kanal media sosial resmi BPOM, atau kantor BPOM terdekat di seluruh Indonesia. (TribunManado.co.id/standar-otskk.pom.go.id)
-
Baca juga: Daftar 4 Produk Madu dan Jamu Herbal Mengandung BKO yang Ditarik BPOM RI
OBA
obat bahan alam
BKO
produk
BPOM
Produk dilarang edar BPOM
produk ditarik bpom
Bahan Kimia Obat
Badan Pengawasan Obat dan Makanan
Kopi Badak
Kopi Goee
Kopi Joss Super Jantan
| Sebanyak 56 Ribu Produk Makanan Tidak Memenuhi Ketentuan Ditemukan BPOM Selama Ramadhan 2026 |
|
|---|
| Daftar 8 Produk Kosmetik Kewanitaan Langgar Norma Kesusilaan yang Izin Edarnya Ditarik BPOM |
|
|---|
| Satu Jenis Produk Susu Formula Bayi Ditarik BPOM per Januari 2026 |
|
|---|
| Daftar 34 Produk Kosmetik Skincare Berbahaya yang Dilarang Edar BPOM RI Mulai Agustus 2025 |
|
|---|
| Daftar Produk Kopi Mengandung BKO yang Ditarik BPOM per November 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Produk-produk-yang-ditarik-BPOM-RI-hasil-pengawasan-per-April-2025.jpg)