Selasa, 5 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bus BTS

Penumpang Harap Sopir Mikro Legowo, Sebut Bus BTS Manado Lebih Murah, Bersih dan Bebas Asap Rokok

Harapan Andriani menjadi suara banyak warga yang menginginkan transportasi kota berjalan harmonis, saling mendukung.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
Tribun Manado/Fernando_Lumowa
ANGKOT: Kehadiran bus Buy The Service (BTS) di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) mendapatkan penolakan dari para sopir angkutan kota (angkot) atau biasa disebut mikrolet. Di sisi lain, sebagian besar warga Manado, khususnya pengguna angkot, setuju dengan kehadiran bus angkutan umum. Penumpang Harap Sopir Mikro Legowo, Sebut Bus BTS Manado Lebih Murah, Bersih dan Bebas Asap Rokok 

Petugas langsung mengamankan situasi, menenangkan para sopir yang terlibat, dan membuka kembali arus lalu lintas yang sebelumnya tersendat.

"Benar sempat terjadi salah paham sehingga para sopir sempat melakukan penghadangan," ujar Elwin saat ditemui di kantornya, Selasa (2/12/2025).

Elwin menjelaskan hal kejadian tersebut hanya kesalahpahaman saja karena apa yang disampaikan oleh pemerintah tidak diserap dengan baik.

"Cuma salah paham saja jadi kami datang langsung mengamankan situasi dan kondisi," tuturnya.

Kapolsek menambahkan Bus BTS yang sempat dihadang telah dilepas.

"Saat ini kita sementara buat pertemuan lagi antara pemerintah dan sopir angkot untuk mencari jalan keluar," pungkasnya.

Namun, Andriani pun menyampaikan harapan yang menyejukkan.

“Semoga ke depan sopir mikro bisa menerima kehadiran bus BTS dengan lapang dada. Karena bus BTS itu menguntungkan masyarakat murah, bersih, dan bebas asap rokok.”

Harapan Andriani menjadi suara banyak warga yang menginginkan transportasi kota berjalan harmonis, saling mendukung, dan memberi manfaat bersama.

Sebab pada akhirnya, masyarakatlah yang membutuhkan layanan aman, terjangkau, dan nyaman.

Masyarakat: Pilihan Baru Angkutan Umum

Kehadiran bus Buy The Service (BTS) di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) mendapatkan penolakan dari para sopir angkutan kota (angkot) atau biasa disebut mikrolet. 

Di sisi lain, sebagian besar warga Manado, khususnya pengguna angkot, setuju dengan kehadiran bus angkutan umum.

Tante Nona, warga Malalayang bilang, bus BTS memberi pilihan baru kepada para pengguna angkutan umum. 

"Kalau sudah ada bus, masyarakat bisa leluasa.

Kalau dilihat, tentu fasilitasnya lebih baik dan lebih nyaman," kata Nona kepada Tribunmanado.co.id, Selasa (2/12/2025).

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved