Breaking News
Jumat, 24 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bus BTS

Penumpang Harap Sopir Mikro Legowo, Sebut Bus BTS Manado Lebih Murah, Bersih dan Bebas Asap Rokok

Harapan Andriani menjadi suara banyak warga yang menginginkan transportasi kota berjalan harmonis, saling mendukung.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
Tribun Manado/Fernando_Lumowa
ANGKOT: Kehadiran bus Buy The Service (BTS) di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) mendapatkan penolakan dari para sopir angkutan kota (angkot) atau biasa disebut mikrolet. Di sisi lain, sebagian besar warga Manado, khususnya pengguna angkot, setuju dengan kehadiran bus angkutan umum. Penumpang Harap Sopir Mikro Legowo, Sebut Bus BTS Manado Lebih Murah, Bersih dan Bebas Asap Rokok 

Ringkasan Berita:
  • Masyarakat berharap para sopir mikro bisa menerima kehadiran bus BTS dengan lapang dada.
  • Warga menilai bus BTS menguntungkan masyarakat karena murah, bersih, dan bebas asap rokok.
  • Harapan ini mencerminkan keinginan warga agar transportasi di kota berjalan harmonis, saling mendukung, dan tetap aman serta terjangkau bagi semua.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gelombang protes beroperasinya Trans Bus Buy The Service (BTS) oleh sejumlah sopir mikro mencuat di Kota Manado.

Sejumlah kejadian penghadangan Bus oleh pengemudi Mikro terjadi di sejumlah tempat hingga ramai dibicarakan di media sosial, Selasa (2/12/2025). 

Lantas aksi para sopir mikro yang menghentikan laju bus BTS itu langsung viral dan memicu beragam reaksi warganet.

Tuntutan mereka sama.

Sopir mikro meminta pengemudi Bus menghentikan kendaraan dan berhenti beroperasi.

Baca juga: Cerita Andriani saat Bus BTS yang Ditumpanginya Dihadang di Malalayang, Diminta Turun dan Naik Mikro

Bahkan ada yang mendesak agar penumpang diturunkan dan naik Mikro saja. 

Aksi itu menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan menciptakan suasana tegang di lokasi.

Salah satu penumpang, Andriani, turut menjadi saksi mata.

Ia mengaku kaget ketika bus yang ditumpanginya tiba-tiba dihentikan sekelompok sopir mikro saat melintas di persimpangan Terminal Malalayang, Kecamatan Malalayang Satu Barat, Selasa (2/12/2025).

“Waktu bus mengarah ke arah 45, tiba-tiba mereka langsung menghalangi di tengah jalan. Katanya bus tidak boleh lewat karena mengganggu mata pencaharian mereka,” tuturnya.

Menurut Andriani, para sopir mikro juga meminta seluruh penumpang turun dan berpindah naik mikro mereka.

Sempat terjadi cekcok antara sopir mikro dan sopir bus BTS.

Meski begitu, sopir bus tetap tenang dan hanya menjelaskan bahwa ia sedang menjalankan tugas pelayanan publik.

Ketegangan yang tak terhindarkan itu akhirnya mereda setelah aparat kepolisian dari Polsek Malalayang tiba di lokasi.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved