Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemkab Sangihe

Ketua TP-PKK Kepulauan Sangihe Hadiri Rakor dan Penandatanganan Komitmen Bunda PAUD se-Sulut

Langkah ini sejalan dengan upaya mempersiapkan generasi emas Sulawesi Utara menuju Indonesia Emas 2045.

Tribunmanado.com/HO
PEMKAB SANGIHE - Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Sangihe Cherry Shandyca Soeyoenus menghadiri Rapat Koordinasi dan Penandatanganan Komitmen Bunda PAUD se-Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (8/8/2025). Acara tersebut dipimpin oleh Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Utara Anik Yulius Selvanus. 

TRIBUNMANADO.COM, SANGIHE - Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Sangihe menghadiri Rapat Koordinasi dan Penandatanganan Komitmen Bunda PAUD se-Provinsi Sulawesi Utara yang dipimpin oleh Bunda PAUD Provinsi Sulawesi Utara Anik Yulius Selvanus, Jumat (8/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Sam Ratulangi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulut ini dihadiri oleh para Bunda PAUD kabupaten/kota, pejabat pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan pendidikan dari seluruh wilayah Sulut.

Rapat koordinasi ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Bunda PAUD, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berkualitas, inklusif, dan ramah anak. 

Selain itu, momen ini menjadi ajang penting untuk meneguhkan komitmen bersama mendukung Program Wajib Belajar 13 Tahun yang mencakup pendidikan dari PAUD hingga jenjang pendidikan menengah.

Dalam sambutannya, Anik menekankan pentingnya peran Bunda PAUD di setiap daerah sebagai motor penggerak dan pendamping pemerintah dalam memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan yang layak sejak usia dini.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulawesi Utara Sabtu 9 Agustus 2025, Info BMKG Wilayah Potensi Hujan

Baca juga: Daftar Nominasi dan Jadwal Ajang Bergengsi Ballon dOr 2025

"Investasi terbaik bagi masa depan adalah memberikan pendidikan yang baik sejak anak-anak kita berada di usia emasnya. Wajib Belajar 13 Tahun menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun generasi cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global," ujarnya.

Cherry Shandyca Soeyoenus menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif ini dan berkomitmen untuk terus menggalakkan berbagai program PAUD di Sangihe.

“Kami akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan orang tua demi memastikan anak-anak di Kabupaten Kepulauan Sangihe mendapatkan pendidikan yang terbaik dan merata,” ungkapnya.

Dengan penandatanganan komitmen ini, diharapkan seluruh pihak dapat bergerak bersama dalam mengoptimalisasi akses, mutu, dan pemerataan layanan PAUD serta mendukung penuh keberhasilan Wajib Belajar 13 Tahun. 

Langkah ini sejalan dengan upaya mempersiapkan generasi emas Sulawesi Utara menuju Indonesia Emas 2045.(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved