Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kesehatan

Daftar Manfaat Susu Kambing dalam Fase Kehidupan Manusia

Sudah lebih dari 10 ribu tahun lalu susu kambing selalu ada di setiap fase kehidupan manusia.

Editor: Isvara Savitri
Tribun Manado
ILUSTRASI - Ilustrasi. Berikut manfaat susu kambing dalam fase usia manusia. 

TRIBUNMANADO.COM - Susu kambing kini kerap dicari sebagai alternatif susu sapi.

Hal ini membuat susu kambing semakin populer.

Kandungan nutrisinya memang tinggi dan mudah dicerna.

Dikutip dari Kemenkes, Dokter Dito Anurogo menyebut bahwa susu kambing bukan sekadar minuman.

Susu kaya manfaat ini merupakan warisan peradaban.

Sudah lebih dari 10 ribu tahun lalu susu kambing selalu ada di setiap fase kehidupan manusia.

Dokter yang juga sebagai dosen tetap di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar Indonesia tersebut mengatakan, khasiat susu kambing juga dijelaskan dalam Al-Qur’an.

Susu disebut sebagai rezeki yang "Murni, keluar di antara darah dan kotoran" (An-Nahl: 66).

Hadis Ibn Majah menyebut susu kambing sebagai penawar masalah pencernaan.

Dalam teks Kristen dan Yahudi awal, susu kambing melambangkan kemakmuran.

Artikel ini akan membahas secara lengkap manfaat susu kambing bagi kesehatan, serta aturan konsumsinya yang tepat.

Manfaat Susu Kambing di Sepanjang Rentang Usia

1. Bayi (6–12 bulan)

Susu kambing memiliki oligosakarida dan profil lemak yang mendekati ASI.

Kandungan ini mendukung kolonisasi mikrobiota sehat di usus dan memperkuat Gut-Associated Lymphoid Tissue (GALT).

Efeknya membantu pembentukan sistem imun yang matang, menurunkan risiko alergi, dan mendukung pertumbuhan bayi yang tidak mendapat ASI eksklusif.

2. Anak-anak

Kandungan protein berkualitas tinggi, kalsium, dan zinc mendukung pertumbuhan tulang, gigi, dan jaringan.

Ilustrasi susu kambing
Ilustrasi susu kambing (BOLDSKY)

Zinc berperan penting dalam sintesis enzim, perkembangan kognitif, dan daya tahan tubuh.

Susu kambing dapat menjadi sumber gizi utama bagi anak-anak dengan kebutuhan energi tinggi.

3. Remaja dan Dewasa

Peptida bioaktif dari kasein bertindak sebagai penghambat ACE (Angiotensin-Converting Enzyme), menurunkan tekanan darah secara alami.

Medium Chain Triglycerides (MCT) membantu pengaturan berat badan dengan meningkatkan pembakaran energi.

Kombinasi nutrisi ini mendukung metabolisme optimal dan mencegah hipertensi serta obesitas.

4. Lansia

Rasio kalsium-fosfor yang seimbang memperkuat kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis.

Kandungan magnesium, triptofan, dan selenium mendukung fungsi saraf dan melindungi neuron.

Efek ini relevan dalam pencegahan demensia dan gangguan neurodegeneratif pada populasi lanjut usia.

Aturan Konsumsi dan Keamanan Susu Kambing

Susu kambing merupakan sumber nutrisi fungsional dengan kandungan kalsium, fosfor, protein berkualitas tinggi, dan biopeptida yang mendukung kesehatan tulang, metabolisme, serta imunitas.

Konsumsi susu kambing harus disesuaikan dengan usia dan kondisi tubuh agar manfaat maksimal tercapai tanpa menimbulkan risiko.

Baca juga: Kisah Savelia Warouw, Guru di Perbatasan Sangihe: Kesulitan Air, Listrik dan Sinyal

Baca juga: Chord Lagu Ruang dan Waktu - Aziz Harun - Kunci Gitar G

Bagi anak-anak, konsumsi susu kambing ideal adalah 200 ml per hari.

Jumlah ini cukup untuk mendukung pertumbuhan tulang, sistem kekebalan, dan perkembangan otak, tanpa memberikan beban berlebih pada ginjal yang masih berkembang.

Dewasa dianjurkan mengonsumsi sekitar 480 ml per hari.

Takaran ini memenuhi kebutuhan kalsium dan protein harian, membantu menjaga kepadatan tulang, mendukung metabolisme energi, serta berperan dalam pencegahan penyakit degeneratif seperti osteoporosis.

Untuk lansia, konsumsi optimal adalah 300 ml per hari.

Pada kelompok usia ini, kebutuhan kalsium dan protein meningkat akibat penurunan massa otot dan tulang.

Dosis ini membantu mencegah fraktur, mendukung imunitas, serta menjaga keseimbangan mikrobiota usus.

Susu kambing tidak disarankan bagi penderita galaktosemia (gangguan metabolisme gula galaktosa) karena dapat memicu akumulasi toksik.

Hindari pula bagi individu yang alergi terhadap αs1-casein (fraksi protein susu penyebab alergi).

Ilustrasi susu formula.
Ilustrasi susu formula. (Pexels.com/Towfiqu Barbhuiya)

Susu mentah sebaiknya tidak dikonsumsi karena berisiko membawa bakteri patogen seperti Brucella dan Listeria, yang dapat menyebabkan infeksi berat pada anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

Pengolahan melalui pasteurisasi sangat dianjurkan.

Pasteurisasi adalah proses pemanasan makanan atau minuman, terutama produk susu, pada suhu di bawah titik didih untuk membunuh sebagian besar mikroorganisme berbahaya (patogen) dan enzim yang dapat menyebabkan pembusukan,  tanpa mengurangi kandungan nutrisi utama, sehingga memperpanjang umur simpan dan menjaga kualitas produk.

Dengan aturan konsumsi yang tepat dan pengolahan yang higienis, susu kambing dapat menjadi bagian aman dan bermanfaat dari pola makan harian, mendukung kesehatan lintas usia.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Manfaat Susu Kambing bagi Kesehatan, Lengkap Aturan Konsumsinya.

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Threads Tribun Manado, dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved