Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Komoditas Sulut

Info Harga Minyak Nilam dan Kopra: Nilam di Minsel Turun, Kopra di Manado Tembus Rp 22 Ribu per Kg

Info harga terbaru dua komoditas unggulan Sulawesi Utara menunjukkan tren yang berbeda pada awal Juli 2025.

Tayang:
TribunManado
INFO HARGA: Info harga terbaru dua komoditas unggulan Sulawesi Utara menunjukkan tren yang berbeda pada awal Juli 2025. Harga minyak nilam di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terpantau mengalami penurunan pada Minggu (6/7/2025). Sementara itu, harga kopra di Kota Manado justru mengalami lonjakan signifikan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Info harga terbaru dua komoditas unggulan Sulawesi Utara menunjukkan tren yang berbeda pada awal Juli 2025.

Harga minyak nilam di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terpantau mengalami penurunan pada Minggu (6/7/2025).

Sementara itu, harga kopra di Kota Manado justru mengalami lonjakan signifikan.

Harga Minyak Nilam Turun di Minsel

Berdasarkan pantauan Tribun Manado pada Minggu (6/7/2025), harga minyak nilam di beberapa tempat penyulingan di Tompasobaru, Minsel, turun.

Saat ini berada di kisaran Rp 600 ribu hingga Rp 650 ribu per kilogram.

Juliano, petani asal Tompasobaru, menyebutkan bahwa harga bervariasi tergantung kapasitas tong yang disetor ke penyulingan.

• Tong berisi kurang dari 8 kg: Rp 600 ribu per kg

• Tong lebih dari 8 kg: Rp 620 ribu per kg

• Tong lebih dari 12 kg: Rp 650 ribu per kg

“Harapannya harga tidak turun lagi, apalagi menjelang pengucapan syukur. Petani butuh tambahan penghasilan,” ucap Juliano.

Ia menambahkan bahwa perbedaan harga antarpenyulingan masih terjadi, tergantung kapasitas dan kualitas hasil sulingan.

Harga Kopra di Manado Naik, Petani Diuntungkan

Sementara itu, harga kopra di Kota Manado dilaporkan naik drastis dalam beberapa pekan terakhir.

Komoditas turunan kelapa ini dijual dengan harga Rp 21 ribu hingga Rp 22 ribu per kilogram di sejumlah gudang pembelian.

Kondisi ini disambut gembira oleh petani kelapa yang selama ini menjadikan kelapa sebagai sumber utama penghidupan.

Menurut Dekan Fakultas Pertanian Unsrat, Ir Dedie Tooy, kelapa merupakan tanaman multifungsi dengan potensi luar biasa.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved