Tribun Manado Podcast
Ini Cara Membayar Tunggakan Iuran JKN dengan Mencicil
Menjadi bintang tamu yaitu Farid Multianty selaku Analisa Perencanaan dan Iuaran Pratama BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah X.
Penulis: Ventrico Nonutu | Editor: Ventrico Nonutu
Jadi iurannya, kami itu sebenarnya secara regulasi mas, pembayarannya itu maksimal tanggal 10 di bulan berjalan. Tapi teman-teman peserta boleh membayarkan yuran bulan Juni ini maksimal di akhir bulan Juni.
Untuk pendaftarannya rehab ini sendiri itu dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 28 di setiap bulan. Kecuali Februari. Kan maksimal ada yang cuma tanggal 28. Jadi kecuali Februari, itu dia maksimal tanggal 25 untuk melakukan pendaftaran rehabnya. Kalau di bulan-bulan lain, maksimal di tanggal 28.
Proses saat saya daftar, setelah saya selesai klik menyetujui untuk proses rehab, itu teman-teman peserta sudah bisa langsung bayar. Dan bayarnya tidak harus datang ke kantor cabang. Dan memang tidak datang ke kantor cabang. Karena di kantor cabang BPJS Kesehatan itu tidak menerima pembayaran.
Host: Jadi pembayarannya bisa di mana?
Bisa ke ATM. ATM itu bisa. Lewat internet bankingnya teman-teman juga boleh. Bisa juga ke gerai-gerai yang minimarket-minimarket yang bisa menerima. Ada tulisan penerimaan BPJS Kesehatan. Bayar iuran.
Host: Selama kita ada cicilannya, tunggakan itu, bisa juga kita, misalkan kita ada berkelebihan, ingin melunasinya, itu bisa atau bagaimana?
Kalau untuk mempercepat prosesnya, jadi teman-teman akan, pilihannya seperti ini. Nah ini usulan sebetulnya, boleh nanti kita usulkan ke teman-teman.
Host: Misalkan ada tunggakannya 1 tahun, dia sudah 6 bulan, tiba-tiba dia ada rezeki, mau saya bayar langsung?
Bisa. Jadi begitu sudah selesai bayar, untuk sudah nyicil 2 bulan atau 3 kali, cicilannya yang ketiga, mohon maaf, terus sudah punya uang, bisa pilihannya dengan memilih untuk melunasi tunggakan. Di aplikasi Mobile JKN. Ada, ada fiturnya. Begitu kita buka, paling depan fitur aplikasi Mobile JKN, itu langsung terlihat ada fitur New Rehab namanya. Kita tinggal lanjut aja di situ.
Dan teman-teman peserta juga bisa melihat sebetulnya nilai tunggakannya, ada berapa sih tunggakan saya, di aplikasi Mobile JKN. Kadang-kadang ya teman-teman peserta kami itu, yang sudah pindah aktif di segmen lain, di swasta misalnya, lupa kan tunggakannya. Di aplikasi Mobile JKN itu di paling depan itu ada tulisannya. Jadi misalnya, "Halo Farid Multianti, kartu kamu aktif," tapi ada nilai tunggakan di bawahnya. Itu adalah tunggakan untuk teman-teman peserta kami yang sudah beralih segmen. Dan itu bisa dibayarkan melalui cicilan.
Teman-teman yang sudah beralih segmen jangan khawatir, cicilannya boleh lebih panjang. Itu 36 kali. Jadi kayak cicilan rumah ya. Kontrakan. Kalau untuk yang masih di segmen PBPU dia memang maksimal di 12 bulan, 12 kali dilakukan cicilannya. Untuk kita berharapnya adalah teman-teman peserta ini untuk bisa aktif kembali kartunya tidak butuh waktu yang lama. Karena kan bisa sakit kan, jadi lebih cepat lebih bagus. Itu perbedaannya kenapa peserta kami yang peserta mandiri, yang masih aktif di segmen mandiri, belum beralih segmen mereka lebih pendek periode cicilannya.
Kalau berarti yang sudah bekerja itu bisa maksimal 36 kali. Maksimal 36 kali, asal teman-teman peserta juga nilai tunggakan ini, setelah dijumlahkan misalnya nih bapak ibunya, misalnya kita berlima, dengan posisi kelas 2, berarti 500 ribu satu bulan untuk berlima. Kalau dia nunggaknya sudah kemarin 12 bulan, banyak ya mas. Lalu akhirnya sekarang sudah aktif di segmen PPU atau pekerja swasta, nanti tunggakannya ini bisa dicicil. Dan cicilannya dihitung dari 5 ini. Misalnya kalau 5 orang ini nanti dibagi, maksimal nilai yang minimal untuk bisa dibayarkan itu adalah 35 ribu.
Jadi jangan khawatir. Tadi saya kasih simulasinya dengan angka 100 ribu biar gampang hitungnya. Tapi sebenarnya kalau peserta PBPU yang menunggak, sudah beralih segmen, kelasnya kemarin kelas 3, kelas 3 kan 35 ribu. Kalau 35 ribu nanti hitung-hitungannya seperti apa, sama, yang penting minimal angka yang dibayarkan per bulan itu adalah 35 ribu. Jadi aman teman-teman. Jangan khawatir.
Host: Mungkin nanti ada tips kepada peserta ini agar tidak lupa membayar iuran BPJS.
Sebenarnya kalau ibu-ibu, di kalender itu ada, dicentang-centang: bayar ini, cicilan ini, tagihan listrik, tagihan telepon. Sekalian Bapak-Ibu, tapi itu terlalu cara manual. Teman-teman bisa lakukan dengan pendaftaran melalui auto-debet.
Jadi auto-debet ini, teman-teman tidak mesti harus pembayarannya lewat bank. Saya punya rekeningnya, cuma punya rekening bank. Tidak mesti lewat bank. Ketika saya tidak punya rekening bank, tapi saya mau auto-debet, teman-teman bisa lakukan auto-debet di marketplace. Saya yakin teman-teman peserta di sana banyak yang punya marketplace. Silakan teman-teman bisa lakukan auto-debet di marketplace-nya teman-teman. Tapi yang ada saldonya. Jangan lupa isi saldonya. Begitu juga dengan rekeningnya teman-teman, itu bisa dilakukan auto-debet. Dan dia sistemnya lewat perbankan itu akan otomatis ditarik di setiap kelipatan tanggal 5.
Jadi misalnya gini, Mas David, saya terdaftar sebagai peserta mandiri. Saya sudah daftar peserta mandiri dan kebetulan saya juga sudah minta auto-debet. Saya daftarnya idealnya kan tanggal 5 sudah dimasukkan tagihannya sama BPJS Kesehatan, sudah ketarik. Tapi ternyata kemarin pada saat tanggal 5 ada saldonya mbak, tapi saldo minimal nanti ketika ini ditarik.
Saya kasih simulasi teman-teman, jangan sampai teman-teman bilangnya gini: "Oh saya punya uang tapi tidak ditarik sama BPJS Kesehatan." Jadi kalau sistem auto-debet itu seperti ini:
Pesertanya kelas 2, berlima 500 ribu. Saldo di banknya satu juta, pasti akan bisa ditarik sama bank untuk ditarik auto-debet. Karena begitu ditarik 500 ribu, masih ada saldo lagi 500 ribu. Kalau teman-teman peserta punya uangnya 600 ribu, itu yakin tidak akan ketarik teman-teman. Karena saldo teman-teman ditarik 500 ribu, ada biaya administrasi 2.500 satu virtual account keluarga. Saldo minimal berarti kan tinggal 75 ribu. Nah kartu teman-teman, walaupun posisi dia silver, tidak mungkin dengan saldo minimal di angka itu.
Nah seperti itu. Jangan lupa bahwa saya sudah daftar auto-debet tapi uangnya lupa ditambahkan.
Host: Dari BPJS itu tidak ada pemberitahuan, hanya dari banknya langsung auto-debet lewat perbankan.
Karena pengajuannya secara mandiri, kita peserta BPJS Kesehatan lewat perbankannya.
Atau teman-teman bisa lakukan pendaftaran auto-debet lewat aplikasi Mobile JKN kami. Tidak perlu ke kantor cabang, tidak perlu juga ke kantor cabang teman-teman perbankan.
Pemberitahuan untuk pembayaran itu sebetulnya dilakukan oleh BPJS Kesehatan. Terutama untuk teman-teman peserta kami yang menunggak di luar sana. Jadi kami di semua kantor cabang ada petugas telekolekting. Teman-teman nelpon, nelponin ke teman-teman peserta kami untuk mengingatkan bahwa ada tunggakannya Bapak Ibu, sekian rupiah. Silakan dibayarkan.
Seperti itu.
Host: Ibu, nanti saya juga pernah, kebetulan saya kan jurnalis, saya juga pernah membaca program New Rehab 2.0. Itu bedanya dengan program rehab apa?
Sebetulnya ini memperbaharui dari program rehab kami yang sebelumnya. Itu hanya berlaku untuk teman-teman peserta mandiri saja, dan maksimal di 12 bulan. Sementara banyak banget. Ini kami mengantisipasi seperti ini:
Peserta PBPU menunggak, idealnya memang dia tidak bisa dialihkan segmennya ke peserta lain ketika dia masih menunggak. Tapi itu akhirnya bisa dialihkan segmennya ke peserta lain, itu ada regulasinya. Jadi aman di Peraturan Presiden Nomor 82. Itu di Pasal 20, teman-teman bisa lihat. Karena itu memang juga dipublis. Boleh peserta menunggak, ini dialihkan ke segmen swasta. Tapi dengan syarat mereka harus melunasi tunggakannya maksimal setelah dia ada di dalam sebagai segmen swasta ini, tadi maksimal 6 bulan.
Kadang-kadang kita suka lupa. Walaupun saya sudah ada aturannya bahwa maksimal di 6 bulan untuk dilakukan pembayaran tunggakan tadi, tapi terlena. Teman-teman swasta kan bukan tidak mungkin akhirnya nanti posisinya resign kembali dari perusahaan tersebut. Kalau sudah balik resign dan akhirnya masuk lagi ke segmen mandiri, tunggakan yang kemarin itu masih ke bawah.
Nah itu sebabnya dimunculkan New Rehab 2.0, supaya teman-teman peserta kami yang saat ini sudah beralih segmen, saat ini aktif di segmen lain, bisa melunasi tunggakannya dengan cara mencicil.
Host: Tribunners, jangan lupa ya, tunggakannya itu harus dibayar. Karena apabila sakit, nanti tidak dilayani, marah-marah ke petugas. Padahal tunggakannya emang belum terbayar.
Dan ini juga, Mas David, saya izin mengingatkan ke teman-teman peserta di sana, Tribuners, bahwa ketika teman-teman menunggak terlewat, lupa bayar iurannya, itu teman-teman akan dikenakan denda pelayanan kesehatan ketika sakit. Ya, teman-teman, sakitnya kalau sakit rawat inap. Kalau rawat jalan atau ke puskesmas, klinik, itu tidak kena denda.
Jadi hitungannya seperti ini. Kalau misalnya nih pesertanya bulan Mei kemarin lupa bayar nih, bulan Juni ini lupa bayar juga, belum dibayar juga, baru bayar hari ini nih setelah dengar kita ngobrol nih Mas David. Bayar langsung aktif kartunya.
Amit-amit ya, jangan sampai sakit besoknya, masuk rawat inap. Itu nanti pada saat masuk rawat inap akan ada hitungan dendanya. Hitungan dendanya itu seperti ini: 5 persen dikali berapa tarif INA-CBG’s yang BPJS Kesehatan harus bayarkan atas peserta tadi, dikali berapa lama peserta itu menunggak.
Jadi kalau tadi kita cerita itu Mei dan Juni, hitungannya itu 1 bulan menunggaknya.
Host: Tapi itu beda-beda tiap perawatan yang dijalankan?
Tergantung dari jenis penyakitnya apa, diagnosis dari dokter.
Makanya di situ hitungannya adalah tarif INA-CBG’s rumah sakit, dan itu ada batas maksimalnya sih Mas. Maksimal jumlah bulan menunggak, ini kan kalau tadi saya cerita bahwa kami BPJS Kesehatan boleh menagihkan iuran BPJS Kesehatan yang menunggak itu maksimal di 24 bulan.
Apakah nanti dendanya akan dihitung juga 24 bulan? Itu akan dihitungnya di 12 bulan.
Nanti bilangnya, kalau sakitnya orang operasi jantung, 5% dikali 50 juta atau 100 juta. Orang pasang ring itu banyak banget. Udah gitu menunggaknya 12 bulan lagi, berapa puluh juta itu.
Jangan khawatir, pemerintah tidak seperti itu. Itu ada angka maksimal ya Mas, 20 juta.
Dan posisi tadi kartu ini aktif misalnya hari ini setelah teman-teman langsung bayar, tolong teman-teman langsung bayar ketika datang. Karena begitu teman-teman kartunya aktif hari ini, 45 hari ke depan, hitungan denda yang tadi saya sampaikan itu masih bisa berlaku.
(TribunManado.co.id)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Michael Thungari Ungkap Derita Warga Sangihe: Listrik Padam, Sinyal Hilang |
![]() |
---|
Cerita Michael Thungari, Awalnya Pebisnis dan Pecinta Olahraga, Kini Pimpin Sangihe |
![]() |
---|
YPMAK Dorong Pendidikan Berkualitas Demi Masa Depan Cerah Anak Papua, Beri Bantuan Studi |
![]() |
---|
CEP Memenuhi Syarat Jadi Calon Ketua Golkar Sulut, Feryando Lamaluta: Tak Melanggar Aturan Partai |
![]() |
---|
Kisah Inspiratif di Balik Album Rohani Iman di Tengah Perjalanan Karya Roy Lahutung |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.