Pengedar Sabu di Manado
Pengamat Hukum Sebut Sinergi Semua Elemen Kunci Memutus Rantai Narkotika di Sulawesi Utara
Pola jaringan narkotika yang terungkap menunjukkan bahwa peredaran narkotika telah menyebar luas dan melibatkan berbagai lapisan masyarakat.
Penulis: Indry Panigoro | Editor: Indry Panigoro
Sementara itu dari hasil tambahan penyelidikan yang dilakukan BNNP Sulut, Dimana ada seorang siswa SMK Kelas 10, RV dan penjual sayur terlibat peredaran narkoba.
Keterlibatan mereka terungkap dari pengakuan dua pria Rizky alias RU dan RR alias Ipan yang sebelumnya dimintai keterangan.
Pitra mengatakan, sebelumnya kedua pria tersebut sempat pesta sabu bersama siswa SMK itu dan lelaki Julianto alias JS di Kelurahan Perkamil Kecamatan Tikala Kota Manado.
BNNP kemudian mencari kedua tersangka dan melakukan penggeledahan badan dan barang bawaan.
Ditemukan, dari tangan siswa SMK itu perangkat alat hisap sabu (bong) dan plastik klip dan 6 paket sabu yang sebelumnya sudah diedarkan dan diletakkan ditempat-tempat tersembunyi.
Terungkap juga, di lokasi tempat tersembunyi sabu itu, tersangka Julianto dan Siswa SMK itu memungut 5 paket sabu-sabu tanggal 12 Mei 2025.
Kemudian dari 5 paket tersebut dipecah menjadi 41 paket oleh kedua tersangka dengan rincian 16 paket diedarkan oleh lelaki Siswa SMK sedangkan 25 paket di edarkan oleh lelaki Carmo penjual sayur keliling.
"Sebelum tersangka carmo berjualan sayur keliling, dia meletakan 4 paket di ruas jalan Ringroad 2 Paniki dan 4 paket di wilayah Manado-Minahasa serta 2 paket di area Tikala dan Perkamil," jelasnya
Dia pun menghimbau agar masyarakat waspada sekarang dengan para pedagang sayur jangan sampai mereka sudah mengederkan narkoba. (Ind/Ren)
Baca Berita Lainnya di: Google News
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.