Demo di Pangian Barat Bolmong
Kepala Desa Pangian Barat Elvira Bukut Tanggapi Aksi Demo Warga di Kantor Camat Passi Timur Bolmong
Kepala Desa Pangian Barat Elvira Bukut akhirnya menanggapi aksi demo warga di Kantor Camat Passi Timur, Bolmong, Sulut.
Penulis: Diki Cahya Mulya Gobel | Editor: Frandi Piring
Menurut salah seorang warga yang melakukan demo, Wati Suitno, sangadi dinilai lalai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Bahkan, kehadiran perangkat desa dalam berbagai kegiatan sosial dan adat pun kerap diabaikan.
"Tidak ada pelayanan kepada masyarakat. Banyak acara masyarakat yang tidak dihadiri oleh perangkat desa, khususnya sangadi. Belum lagi acara adat atau kegiatan sosial, banyak yang diabaikan," kata Wati kepada Tribunmanado, Selasa (17/6/2025).

Tak hanya soal pelayanan, Wati juga menyoroti adanya praktik pungutan dan denda terhadap warga yang dianggap tidak wajar.
Ia menegaskan bahwa selama ini tidak ada peraturan desa (perdes) yang mengatur hal tersebut.
"Masyarakat sering kena denda dan pungutan uang. Padahal selama ini desa ini tidak ada perdes. Kami bingung kenapa bisa dikenakan sanksi," ucapnya.
Ia juga menyoroti ketidakjelasan penggunaan uang denda yang dipungut oleh sangadi dan perangkat desa
.
"Tidak transparan uang denda yang diminta itu mau dipakai untuk apa. Alasannya pembangunan rumah ibadah, tapi ini uang denda, bukan dana resmi dari pemerintah," ujarnya.
Warga mengaku sudah merasa resah dengan situasi ini dan berharap adanya langkah tegas dari pihak kecamatan maupun pemerintah kabupaten.
"Kami datang ke kantor kecamatan agar bisa mengambil tindakan kepada sangadi. Kami minta beliau diberhentikan," kata Wati dengan nada tegas. (Gob)
-
Baca juga: Puluhan Warga Desa Pangian Barat Bolmong Sulut Gelar Aksi Demo Tuntut Sangadi Diberhentikan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.