Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lipsus Gerakan Reformasi GMIM

Petisi Gerakan Reformasi GMIM: Berhentikan Hein Arina sebagai PPO dan Lepas Jabatan Ketua BPMS GMIM

Isi Petisi Gerakan Reformasi GMIM. Berhentikan Pendeta Hein Arina sebagai PPO hingga desakan lepas jabatan Ketua BPMS GMIM.

|
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Frandi Piring
Petrick Sasauw/TribunManado.co.id
AKSI DAMAI - Anggota Gerakan Reformasi GMIM saat berada di Kantor Sinode GMIM Rabu (11/6/2025). Mereka juga membawa spanduk/poster yang bertuliskan kritikan. Isi petisi Gerakan Reformasi GMIM, yaitu poin: Berhentikan Hein Arina sebagai PPO, hingga poin: Desakan Lepas Jabatan Ketua BPMS GMIM. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gerakan Reformasi GMIM menggelar aksi damai di Kantor Sinode GMIM, Tomohon, Sulawesi Utara pada hari ini, Rabu (11/6/2025).

Terlihat ratusan anggota kelompok ini memadati lokasi demo.

Sejumlah poin dalam petisi disampaikan para demonstran.

Pantauan Tribun di lokasi, aksi ini diawali dengan titik kumpul di Auditorium Bukit Inspirasi, sebelum massa bergerak menuju lokasi utama untuk menyampaikan petisi kepada Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM.

Mereka terlihat kompak mengenakan kemeja putih, celana hitam, dan pita ungu. 

Ada yang berjalan kaki dan sebagian menggunakan kendaraan. 

Beberapa spanduk berisi poin-poin petisi dibentangkan di barisan depan, diiringi bersama para massa.

Petisi yang dibawa dalam aksi ini menyoroti sejumlah isu penting terkait kepemimpinan GMIM, khususnya menyangkut Ketua BPMS GMIM Pdt. Hein Arina, yang saat ini sedang menghadapi proses hukum terkait dugaan korupsi dana hibah.

Berikut sebagian isi petisi yang disampaikan Gerakan Reformasi GMIM:

1. Meminta Pendeta Hein Arina untuk mengundurkan diri sebagai Ketua BPMS GMIM.

2. Memberhentikan Pendeta Hein Arina sebagai pekerja pegawai organik (PPO) GMIM karena dinilai tidak menjaga citra GMIM.

3. Mendesak pelaksanaan Sidang Majelis Istimewa (SMSI) GMIM 2021 pada Juli 2025, guna membahas perubahan Tata Gereja GMIM sesuai Keputusan Sidang Tahunan di Likupang tahun 2024.

4. Menuntut transparansi keuangan GMIM melalui audit internal dan eksternal secara menyeluruh.

5. Menyerukan penghentian politisasi terhadap GMIM.

Pendeta Joke, salah satu tokoh dalam aksi tersebut, menyatakan bahwa ada sejumlah petisi yang akan disampaikan secara lengkap kepada BPMS GMIM.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved