Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Putin: Korea Utara dan BRICS Harus Bergabung dalam Perundingan Gencatan Senjata Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Ukraina dapat ditempatkan di bawah “pemerintahan sementara” sebagai bagian dari proses perdamaian.

Editor: Arison Tombeg
Kolase TM/AP/Gavriil Grigorov/Sputnik/Kremlin
TERSENYUM - Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri), dan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, tersenyum bersama di Pyongyang, Korea Utara, pada 19 Juni 2024. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Ukraina dapat ditempatkan di bawah “pemerintahan sementara” sebagai bagian dari proses perdamaian. 

Menyusul kesepakatan tersebut, Ukraina menuduh Rusia melancarkan serangan pesawat nirawak pada malam hari terhadap kota Mykolaiv, yang digambarkan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai “sinyal jelas kepada seluruh dunia bahwa Moskow tidak akan mengejar perdamaian sejati”.

Rusia secara terpisah menuduh Ukraina melakukan serangan pesawat tak berawak terhadap fasilitas penyimpanan gas dan instalasi listrik di wilayah yang dikuasai Rusia, yang melanggar perjanjian untuk tidak menyerang fasilitas listrik masing-masing.

Media Rusia mengatakan putaran kedua pembicaraan akan dilanjutkan di Riyadh pada pertengahan April. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved