Survei: 86 Persen Menyalahkan Putin atas Perang Rusia - Ukraina
Hampir semua warga Amerika menyalahkan pemimpin Kremlin Vladimir Putin atas perang Rusia-Ukraina daripada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Hampir semua warga Amerika menyalahkan pemimpin Kremlin Vladimir Putin atas perang Rusia-Ukraina daripada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, menurut survei yang dirilis Kamis.
Jajak pendapat terbaru Chicago Council on Global Affairs-Ipsos menemukan bahwa 86 persen responden Amerika menyalahkan Putin atas konflik tiga tahun di Eropa Timur. Sekitar sepertiga menyalahkan Zelensky.
Lebih dari separuh orang dewasa AS, 55 persen, mendukung negara tersebut memberikan bantuan ekonomi kepada Ukraina sementara 52 persen lainnya mendukung Washington untuk terus memasok senjata dan perlengkapan militer ke Kyiv, menurut survei tersebut.
Sekitar 53 persen responden mengatakan Presiden Trump lebih memihak Rusia daripada Ukraina. Sebuah jajak pendapat NBC News, yang dirilis awal minggu ini , menemukan bahwa hampir setengah dari warga Amerika percaya presiden bersimpati dengan Rusia daripada Ukraina dalam konflik tersebut. Hanya 8 persen yang mengatakan mereka pikir Trump berpihak pada Ukraina.
Mayoritas pemilih AS, 69 persen, di seluruh spektrum politik mengatakan mereka menganggap negosiasi perdamaian , yang dipelopori Trump dengan kedua belah pihak sejak menjabat, harus melibatkan AS, Rusia, Ukraina, dan Uni Eropa, menurut jajak pendapat hari Kamis.
Hampir 6 dari 10 pemilih, atau 58 persen, menentang prospek Rusia mempertahankan seluruh wilayah Ukraina yang telah direbutnya dalam konflik tersebut. Rusia saat ini menduduki sekitar 20 persen wilayah Ukraina.
Menurut survei tersebut, sebagian besar warga Amerika, 76 persen, mengatakan mereka yakin Ukraina akan menghormati parameter perjanjian damai jika akhirnya ditandatangani. Hanya 20 persen warga Amerika yang berpendapat sama tentang Rusia.
Meskipun hampir 6 dari 10 pemilih, 58 persen, mengatakan mereka menganggap AS dan Uni Eropa sama-sama berkewajiban membantu Ukraina melawan invasi Rusia selama tiga tahun, angka terbaru telah turun 10 poin sejak 2023, menurut lembaga jajak pendapat tersebut.
Jajak pendapat Gallup yang dirilis hari Selasa menemukan bahwa lebih banyak warga Amerika, 46 persen, mengatakan mereka yakin AS tidak berbuat cukup banyak untuk membantu Kyiv, menunjukkan peningkatan 16 poin dari Desember tahun lalu dan sangat mencerminkan angka dari musim panas 2022.
Survei hari Kamis dilakukan pada tanggal 14-16 Maret dengan melibatkan 1.021 warga Amerika. Margin kesalahannya adalah 3,2 poin persentase. (Tribun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/130325-putin.jpg)