Info Kesehatan
Minum Teh Saat Sahur dan Berbuka Puasa Tidak Disarankan, Ternyata Ini Alasan Kesehatannya
Ada beberapa alasan mengapa minuman teh, meskipun populer, tidak ideal untuk tubuh yang tengah menjalani ibadah puasa Ramadhan.
Lantas, apa saja alasan tersebut?
Alasan tak boleh minum teh saat sahur dan berbuka
Dilansir dari Kompas.com (28/3/2024), Guru Besar Bidang Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga IPB University Ali Khomsan mengatakan, es teh manis kurang baik untuk dikonsumsi sebagai minuman pelega dahaga saat berbuka puasa.
Selain itu, teh juga tak disarankan diminum saat sahur, meski dalam kondisi hangat atau panas sekali pun.
Ini alasannya:
1. Teh memicu kram perut
Jika dikonsumsi terlalu sering atau terlalu banyak, es teh manis dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada beberapa orang.
Menurut Ali, minum es teh manis memiliki kemungkinan akan memicu kontraksi atau kram perut pada sebagian orang. Meskipun, hal ini tidak selalu terjadi, dan efeknya bisa berbeda dari masing-masing individu.
2. Teh manis memicu lonjakan pada gula darah
Ahli gizi Tan Shot Yen juga tak merekomendasikan es teh manis diminum untuk berbuka puasa, apalagi jika dilakukan setiap hari.
Hal ini karena es teh manis dapat membuat lonjakan gula darah dalam tubuh akibat tingginya kandungan gula di dalamnya.
"Buat buka puasa, orang kita mustahil minum teh tanpa gula, nah gulanya ini (yang tidak baik)," ujarnya, dikutip dari Kompas.com (1/5/2021).
3. Teh membuat sering kencing
Tan mengatakan, minuman berkafein seperti teh, kopi, dan soda tidak dianjurkan diminum saat sahur lantaran minuman ini memiliki efek diuretik.
"Minuman berkafein seperti teh dan kopi sebaiknya dihindari. Sebab minuman ini memiliki sifat diuretik. Artinya, bisa meningkatkan frekuensi buang air kecil dan risiko dehidrasi saat menjalani puasa," ujarnya, dikutip dari Kompas.com (16/3/2024).
Saat kita sering buang air kecil padahal tengah berpuasa, maka kita akan terancam bahaya dehidrasi.
4. Teh membuat susah tidur
Teh mengandung kafein yang bisa memblokir produksi melatonin tubuh. Melatonin sendiri adalah hormon yang memberitahu otak waktunya untuk tidur.
Saat melatonin terhambat, maka kantuk akan sudah didapat, dan Anda akan kesusahan menjaga kualitas tidur saat Ramadhan.
Hal ini tentu saja akan merugikan tubuh, mengingat waktu tidur umat Islam sudah terpotong oleh waktu sahur.
| Wajib Diwaspadai, Ini 9 Gejala Asam Urat di Usia Muda yang Sering Diabaikan |
|
|---|
| Sering Diabaikan, Ini 9 Gejala Asam Urat di Usia Muda yang Wajib Diwaspadai |
|
|---|
| Kenali Gejala dan Tanda-tanda Serangan Stroke, Ini Penjelasan Dokter Spesialis Saraf |
|
|---|
| Atasi Kebotakan, Berikut Daftar Minyak dari Bahan Alami untuk Penumbuh Rambut |
|
|---|
| Apa Itu Gas Tertawa? Isi Whip Pink Pendorong Krim, Bisa Sebabkan Kematian Jika Dihirup Langsung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Minum-Teh-Saat-Sahur-dan-Berbuka-Puasa-Tidak-Disarankan-Ternyata-Ini-Alasan-Kesehatannya.jpg)